KABUPATEN TANGERANG, infotangerang.co.id – Di tengah ramainya hiruk-pikuk Alun-alun Teluknaga pada Sabtu (18/7/2026) malam, tampak seorang anak laki-laki duduk beralaskan rumput di dekat sebuah keranjang plastik biru berisikan kue. Pandangan matanya menyiratkan kelelahan, namun tersimpan keteguhan yang luar biasa di sana.
Bocah tersebut berinisial MFA, seorang anak tangguh warga Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Di usianya yang masih belia, MFA harus memikul beban yang sangat berat demi memperjuangkan kesehatannya sendiri.
Malam itu, dia tidak sedang bermain seperti anak-anak seusianya. Ia berada di sana untuk menjajakan kue demi mengumpulkan uang sebesar Rp300 ribu. Uang tersebut sangat ia butuhkan agar bisa mendapatkan fasilitas kesehatan untuk mengobati penyakit yang dideritanya.
“Waktu ke Puskesmas katanya kemungkinan sakit kelenjar getah bening. BPJS Kesehatan gak ada itu kalau berobat bayar cash sekitar tiga ratus untuk berobat periksa ke Mitra Husada,” katanya.
MFA merupakan putra dari pasangan Sobi dan Sarwenda. Keterbatasan ekonomi menjadi alasan mengapa anak itu harus ikut turun ke jalanan demi mencari biaya pengobatan mandiri agar bisa membawanya pada kesembuhan.
Keadaan anak itu menjadi tamparan keras sekaligus pengingat bagi kita semua. Ternyata masih ada anak-anak di sekitar kita yang membutuhkan uluran tangan untuk mendapatkan hak paling mendasar, yaitu kesehatan.
Kisah MFA memanggil kepedulian dari kita semua, baik dari para dermawan, penegak sosial, maupun pemerintah daerah setempat khususnya wilayah Kabupaten Tangerang agar anak berusia 15 tahun itu bisa segera mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak tanpa harus mengorbankan masa kecilnya di jalanan.
(Ard/Rdk)



