“Dapat BPNT, telor, ayam, buah-buahan dua biji dan beras. Kartu ATM enggak dipegang saya, dipegang istrinya jaro inisial A. Kalau misalnya ada apa-apa, kalau turun lagi enggak akan diurusin mau dicabut,” tutur warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (26/12/2020).
“Kartu ATM dipegang hanya sebentar, kalau dapat beras, ayam, telor, buah-buahan dipotong Rp 20 ribu, dipinta buat upah nulis. Ambil sembakonya di jaro,” tambahnya.
Sementara itu, pendamping Desa Sukamanah, Saipul menyarankan untuk bertanya langsung kepada pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
“Maaf saya kurang tau yang pegang KKS, KPM masing-masing. Silakan tanya ke KPMnya aja ya,” ucapnya. (Dhi/Red)



