KESEHATAN – Diabetes Melitus atau orang awam biasa menyebut penyakit kencing manis merupakan penyakit dimana kadar gula darah dalam tubuh cukup tinggi. Tak heran, penyakit kencing manis juga disebut penyakit gula akibat insulin dalam tubuh tidak berfungsi dengan baik.
Masih banyak yang tidak menyadari jika dirinya memiliki kadar gula darah berlebih pada tubuhnya. Sehingga penyakit yang cukup berbahaya ini sering terabaikan dan tidak terdeteksi sejak awal.
Jika mau memperhatikan kondisi tubuh sebenarnya terdapat ciri-ciri yang harus diwaspadai jika gula darah dalam tubuh sudah tinggi. Beberapa indikasinya adalah sering buang air kecil terutama dimalam hari, mudah haus, banyak makan juga mudah lapar, berat badan turun drastis, kulit menjadi kering dan luka yang susah sembuh serta lainnya.
Luka diabetes adalah gangguan body image pada intergritas jaringan kulit. Luka diabetes dapat terjadi di seluruh tubuh namun paling sering terjadi di kaki. Penyebabnya berbagai macam yaitu gula darah yang tidak terkontrol, aliran darah yang tidak lancar, gangguan saraf tepi, serta luka yang timbul akibat mekanik namun tidak dirasa dan dibiarkan oleh penderitanya.
Perawatan luka diabetes harus komperhensif, yaitu penderita harus berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter di pelayanan kesehatan untuk mengetahui penyebab, dan tingkat keparahan dari luka diabetes, setelah itu barulah dilakukan perawatan berdampingan dengan terapi medis.
Ns. Miphtahul Ridwan, SKep, CWCCA, dari bagian Pencegahan & Pengendalian Infeksi RS Sari Asih Ciputat, Kota Tangerang Selatan, menyebutkan bahwa prinsip dari merawat luka diabetes adalah steril dan ada beberapa tahapan yang dilakukan sebelum menutup luka diabetes.
“Sebelum menutup luka ada 3 tahapan yang harus dilakukan, yaitu pertama mencuci luka, menghilangkan jaringan yang mati, dan menutup luka dengan dressing yang tepat,” ujarnya.
Mencuci luka dijelaskan Ns. Miphtahul Ridwan harus gentle, yaitu menggosok bagian luka dengan bahan yang lembut tanpa melukai permukaan jaringan yang sehat. Sementara menutup luka harus dengan dressing yang tepat.
“Pemakaian dari bahan dressing atau balutan tiap derajat luka diabetes itu sama, yaitu menggunakan kassa yang moist (lembab), namun untuk skala derajat 2-5 dapat ditambah dengan pemberian obat topical yang dapat menghilangkan jaringan mati secara alamiah,” jelasnya.



