Selain itu, jajarannya juga berhasil melakukan efisiensi pengelolaan limbah dengan melakukan daur ulang limbah baik seperti limbah botol infus dan kardus. Dalam satu bulan bisa melakukan daur ulang sebanyak 330 kilogram.
“Kami lakukan pengelolaan mandiri juga dengan mendaur ulang, setiap bulannya kami bisa mendaur ulang sebanyak 330 kilogram limbah,” jelas Endang.
Sanitasi Rina Diana menambahkan, dalam penangangan limbah betul-betul memperhatikan aspek keselamatan petugas serta dampak lingkungan. Lewat protokol yang telah ditentukan, penangangan limbah dilakukan sedemikian ketat agar lingkungan sekitar rumah sakit terjaga.
“Baik limbah B3 maupun domestik kami tangani dengan maksimal sesuai prosedur, penurunan limbah medis tercatat sempat di bulan Januari diangka 12 ribu kilogram, kini di Juni hanya sekitar 6.200 kilogram,” tutupnya. (Her/Red)



