Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Diduga Betonisasi Tidak Sesuai, Wakil Pelaksana Proyek: Tolong Dibantu

Kabupaten Tangerang  

Foto Kolase: Ketebalan beton menunjukkan angka 7 Cm dan papan nama proyek pembangunan di Jalan Bojong Mede, Desa Kemuning Kecamatan Legok. (dok. infotangerang.co.id)
Advertisement

KABUPATEN TANGERANG – Pengerjaan proyek betonisasi yang berada di Jalan Bojong Mede menuju Ternak RT/RW 002/002 Desa Kemuning, Kecamatan Legok terlihat janggal, diduga pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi dan standar kualitas.

Berdasarkan papan nama proyek yang terpasang bertuliskan Pemerintah Kabupaten Tangerang Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, dengan nama Proyek Pembangunan Jalan Cor Beton Jalan Bojong Mede menuju Ternak RT 002/002 Desa Kemuning Kecamatan Legok dengan nilai kontrak tercatat sebesar Rp 99.344.000, yang dilaksanakan oleh CV Avisa Haura dengan waktu pengerjaan 60 hari kalender.

Baca juga:  Ingin Tenar tapi Beringas, 3 Pemuda Dibekuk Polsek Mauk

Pantauan infotangerang.co.id dilokasi, pengerjaan proyek yang berlangsung pada Kamis, (22/4/2021) mempunyai panjang 89 Meter, dengan lebar 3,5 Meter, dan diameter ketebalan beton ditemukan rata-rata 9 hingga 12 cm, sedangkan yang seharusnya digelar itu adalah 15 cm.

Muhidin, selaku wakil pelaksana Proyek tersebut mengakui bahwa pengerjaan betonisasi itu tidak sesuai spek yang telah ditentukan.

Baca juga:  Jelang Penerapan PSBB, Polsek Pakuhaji Berikan Sosialisasi Kemasyarakat Pengguna Jalan

“Untuk settingan bagestingnya 15 cm dan settingan ketebalan beton hanya di gelar 12 cm, untuk agregatnya itu di gelar 3 mobil yaitu semuanya 21 kubik ,dengan panjang 89 meter dan lebar 3,5 meter. Yah di bantu ajalah kang ya, saya minta tolong lah,” ujar Muhidin.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement