dr Aswin Usman Ariffin menyarankan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan tersebut sebelum menjadi lebih parah.
Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih jauh penyebabnya, apakah batu berada di dalam ginjal atau berada di saluran kemih yang menyebabkan sumbatan.
Belum ada obat-obatan yang dapat menghancurkan materi yang telah terbentuk seperti batu tersebut. Tindakan operasi menjadi salah satu pilihan yang disarankan oleh para dokter di fasilitas kesehatan. Salah satu yang dapat dilakukan ialah dengan Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL), PCNL merupakan sebuah tindakan penghancuran dan pengambilan batu ginjal ukuran besar (>2cm).
Tindakan ini merupakan prosedur yang tidak memerlukan sayatan yang besar, hanya dibuat lubang kira-kira sebesar jempol orang dewasa. Sehingga perdarahan lebih minimal (minimal invasive) dan setelah tindakan, pasien dapat segera beraktivitas normal kembali tanpa rasa nyeri yang mengganggu.
“Operasi ini menggunakan alat yang disebut nefroskop (teropong) yang dimasukkan melalui sayatan kecil sampai pada ginjal untuk mencapai batu dan menghancurkannya sehingga fragmen batu dapat dikeluarkan,” jelas dr Aswin Usman Ariffin.
Dalam tindakan tersebut dokter anestesi juga melakukan pemantauan yang ketat terhadap pasien untuk memastikan pasien tidak merasakan nyeri selama dan setelah operasi.
“Kelebihan operasi PCNL nyeri pasca operasi lebih rendah, waktu rawat lebih cepat, jumlah perdarahan lebih sedikit dan luka operasi lebih kecil,” tutup dr Aswin Usman Ariffin.
(Fan)


