KABUPATEN TANGERANG – Program vaksinasi massal di Kabupaten Tangerang terus dilakukan. Semenjak Kemenkes mengumumkan vaksinasi Covid-19 untuk usia 6 sampai dengan 11 tahun dinyatakan aman digunakan, Koramil 13 Cisoka bersama Puskesmas Cisoka menggelar vaksinasi anak tingkat sekolah dasar. Kegiatan digelar di SDN 1 Kampung Cigong, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/12/2021). Uniknya, berbagai ekspresi dari gelisah hingga ketakutan terlihat di wajah anak-anak yang akan disuntik vaksin tersebut.

Kegiatan yang dipimpin langsung Danramil 13 Cisoka Kapten Inf Jefriansen Sipayung mengatakan, Koramil 13 Cisoka melakukan serbuan vaksin untuk siswa SD dengan target sasaran sebanyak 129 orang.

“Koramil 13 Cisoka bersama Puskesmas Cisoka kali ini melaksanakan serbuan vaksinasi untuk anak SD usia 6 sampai dengan 11 tahun. Sudah ada 129 anak divaksin saat ini,” kata Jefriansen kepada wartawan dilokasi vaksinasi.

“Kita terus bersinergi dalam membantu program pemerintah agar masyarakat terhindar Covid-19,” lanjutnya.

Dengan divaksin, lanjut Danramil, dirinya berharap dapat terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok di tubuh masyarakat. Sehingga penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan, khususnya di Kabupaten Tangerang yang saat ini masih berstatus PPKM level 1.

“Dengan terbangunnya herd immunity diharapkan dapat mencegah penyebaran virus Covid kepada anak-anak di wilayah, khususnya di Kabupaten Tangerang dan umumnya di Indonesia,” tutur Jefriansen.

Tanpa dukungan dari masyarakat dan juga kerja keras dari semua pihak, pandemi Covid-19 akan sulit ditangani. Kepatuhan masyarakat dalam mengikuti vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan adalah suatu keharusan.

“Walau sudah vaksin, jangan lengah tetap waspada, tetap melakukan protokol Kesehatan, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir,” pungkasnya.

Rasa takut akan disuntik menyelimuti anak-anak SDN 1 Kampung Cigong tersebut. Seperti Rafael siswa kelas 5 ini merasa ketakutan saat dirinya akan divaksin.

Ogah sebenernya mah divaksin. Orang sehat-sehat aja, sama takut jarum juga udah lama soalnya gak disuntik, takut kenapa-kenapa,” ujarnya sembari berlari setelah disuntik. (Jhn/Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *