​”Ini langkah awal yang penting untuk menjaring bibit pemain sepak bola putri di Kabupaten Tangerang. Harus diakui, saat ini pemain putri masih sangat langka di seluruh wilayah Banten,” ungkap Eka.

​Rangkaian acara pembukaan sendiri berlangsung khidmat. Dimulai dari pengibaran bendera, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, hingga aksi sosial berupa santunan anak yatim. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi kick-off sebagai tanda resmi dimulainya pertandingan pertama.

​Turnamen ini langsung mendapat respons positif dari para atlet luar daerah. Okta dan Angi, penggawa tim Putri Patriot Bekasi, mengaku sangat senang dengan adanya KD PERTIWI Cup ini sebagai wadah kompetisi bagi pesepak bola perempuan.

​Tak hanya dari para pemain, kemeriahan ini juga dirasakan langsung oleh warga sekitar. Bang Majid, salah seorang penonton asal Bencongan, menyampaikan terima kasihnya kepada panitia dan pihak kecamatan.

​”Terima kasih sudah meramaikan Stadion Mini Kelapa Dua dengan sepak bola putri. Seru sekali, ditambah lagi ada UMKM lokal yang ikut berjualan. Suasananya jadi ramai, ceria, dan sangat menghidupkan ekonomi sekitar,” pungkasnya.

(Ard/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *