KABUPATEN TANGERANG – Serbuan vaksinasi kembali digelar Koramil 10 Sepatan. Kapten Inf Agus Halim Siregar selaku Danramil mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi tersebut adalah program jajaran Kodam Jaya yang bekerja sama dengan tenaga kesehatan (nakes) dari RSUD Kabupaten Tangerang dan para relawan.
“Kegiatan vaksinasi ini adalah program jajaran Kodam Jaya bersama Koramil 10 Sepatan, Kodim 0510 Tigaraksa yang bekerja sama dengan nakes RSUD dan para relawan. Hal ini untuk membantu pemerintah dalam memutus penyebaran virus Covid-19 melalui kekebalan imunitas tubuh,” tutur Agus Halim Siregar kepada wartawan, Kamis (18/11/2021).
Serbuan vaksinasi hari ini, lanjut Agus, disiapkan untuk dosis kesatu dan kedua yang berusia 12 tahun hingga warga lanjut usia. Agus menyampaikan, hari ini sebanyak 88 orang divaksin jenis Sinovac.
“Kegiatan vaksinasi digelar di beberapa tempat di wilayah Koramil 10 Sepatan. Serbuan vaksinasi massal untuk warga masyarakat umum dimulai dari usia 12 tahun sampai lansia. Kegiatan serbuan vaksinasi massal hari ini merupakan dosis pertama dan ke dua,” jelas Agus.
“Untuk jumlah divaksinasi massal hari ini sebanyak 88 orang dari beberapa kegiatan serbuan vaksin di wilayah teritorial Koramil 10 Sepatan. Kegiatan ini bagian dari upaya Koramil 10/Sepatan dalam membantu pemerintah dalam menambah jumlah persentase vaksin 100 persen di wilayah Kabupaten Tangerang,” sambungnya.
Agus berharap semoga serbuan vaksinasi Covid-19 hari ini dapat membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok di tubuh masyarakat. Sehingga laju penyebaran Covid-19 dapat terus ditekan.
Devia (30) salah satu warga yang tinggal di salah satu perumahan di wilayah Sepatan Timur mengatakan, program vaksinasi dari Koramil 10 Sepatan sangat membantu masyarakat untuk mendapat vaksin. Devia berharap dengan divaksin semoga tidak ada lagi warga yang terpapar Covid-19.
“Ini saya vaksin yang kedua. Terima kasih kepada Koramil 10 Sepatan sehingga saya bisa divaksin yang kedua. Kita mah berdoa aja supaya gak ada lagi virus corona kaya beberapa bulan lalu sampe banyak yang meninggal,” ujarnya. (Jhn/Red)


