“karena kondisi saat itu hujan cukup deras dan tanahnya licin, korban terseret arus. Korban sempat berteriak minta tolong tetapi karena kelelahan akhirnya korban tenggelam dan tidak timbul lagi ke permukaan kemudian hingga kini korban belum juga ditemukan” ujar Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR, Rabu (15/04/2020).
Dirinya juga menegaskan bahwa operasi SAR pada hari ini akan membagi area pencarian menjadi 3, dimana SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan Perahu Karet dari lokasi kejadian hingga Saluran Irigasi Cisadane dengan radius 3,5 KM, kemudian SRU kedua melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian sejauh 1 KM. (Fan/red)


