Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Ironi Tragedi Mauk: Pembunuh Ayah Kandung Dipastikan ODGJ Terdata Sejak 2022, Diantar Korban Rutin Berobat

Hukum & Kriminal  

Anak kandung terduga pelaku pembunuhan anaknya terdata di puskesmas Mauk sebagai ODGJ.
Advertisement

INFOTANGERANG.CO.ID – Kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang ayah, A (65), di Kampung Bendungan, Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, semakin menyayat hati setelah terungkap fakta mengenai kondisi kejiwaan terduga pelaku, S (28).

Pelaku yang tak lain adalah anak kandung korban, dipastikan merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telah lama menjalani pengobatan.

Kepala Puskesmas Mauk, dr. Allan Santana, membenarkan bahwa S telah terdaftar dalam Sistem Informasi Kesehatan Jiwa (SIMKESWA) milik Kementerian Kesehatan. S bahkan merupakan pasien rutin Puskesmas sejak didiagnosis mengalami gangguan jiwa pada tahun 2022.

Baca juga:  Selundupkan Senpi, Pecatan Polisi Ditangkap Polresta Bandara Soetta

“Pelaku merupakan pasien ODGJ yang setiap bulan rutin datang ke Puskesmas untuk mengambil obat, biasanya diantar langsung oleh ayahnya (korban),” ungkap dr. Allan Santana, Sabtu (18/10/2025).

Rutinitas Pengobatan yang Berakhir Duka

Keterangan dari Puskesmas Mauk menunjukkan ironi yang mendalam. Selama tiga tahun terakhir, S secara teratur menjalani pengontrolan rutin.

“Pasien rutin dibawa ayahnya untuk kontrol ke Puskesmas dan juga ke Rumah Sakit Jiwa Grogol. Setiap hari ia juga diberikan obat untuk menjaga kestabilan kondisi kejiwaannya,” terang dr. Allan. Keterangan ini menggarisbawahi dedikasi sang ayah, A, dalam merawat dan mendampingi putranya, sebuah pengabdian yang tragisnya harus berakhir di tangan sang anak.

Baca juga:  Unit Krimsus Polres Metro Tangerang Bongkar Praktik Pengelolaan Benih Lobster Ilegal

Peristiwa nahas itu sendiri terjadi pada Jumat dini hari (17/10/2025), sekitar pukul 04.00 WIB. Menurut keterangan warga sekitar, AL (50), korban A baru saja pulang dari ziarah dan sedang beristirahat di kamarnya sambil menanti waktu salat Subuh.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement