1. Menghapus Dosa Dua Tahun
Ini adalah keutamaan paling masyhur dari Puasa Arafah. Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR Muslim)
Para ulama, seperti Imam Nawawi, menjelaskan bahwa dosa-dosa yang dihapus adalah dosa-dosa kecil, selama seorang Muslim menjauhi dosa-dosa besar.
2. Pembebasan dari Api Neraka
Tidak ada hari di mana Allah SWT lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari siksa neraka selain pada Hari Arafah . Ini adalah momen rahmat yang melimpah bagi seluruh umat Islam.
3. Doa Mustajab (Dikabulkan)
Hari Arafah adalah salah satu waktu terbaik untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda:
“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR Tirmidzi)
4. Solidaritas Spiritual dengan Jamaah Haji
Puasa Arafah menjadi jembatan spiritual yang menghubungkan umat Islam di seluruh dunia dengan saudara-saudara mereka yang sedang melaksanakan puncak ibadah haji di Tanah Suci. Ini adalah wujud persatuan umat dalam meraih rahmat dan ampunan Allah SWT.
Pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah Puasa Arafah harus bertepatan persis dengan pelaksanaan wukuf jamaah haji di Arab Saudi?
Para ulama menjelaskan bahwa tidak harus. Penentuan 9 Dzulhijjah untuk pelaksanaan puasa Arafah di Indonesia mengikuti penetapan awal bulan setempat melalui metode rukyatul hilal (pengamatan bulan) yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.
Oleh karena itu, umat Islam di Indonesia cukup mengacu pada tanggal yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama RI. Hari Arafah adalah “hari yang diketahui oleh orang-orang” di tempat mereka masing-masing.
Siapa yang Tidak Dianjurkan Puasa Arafah?
Meskipun keutamaannya luar biasa, puasa ini dianjurkan khusus bagi mereka yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Bagi jamaah haji yang sedang wukuf di Padang Arafah, hukumnya adalah makruh (dianjurkan untuk tidak berpuasa).
Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW melarang berpuasa pada hari Arafah bagi orang yang berada di Arafah . Hikmahnya adalah agar jamaah haji memiliki kekuatan fisik dan stamina yang prima untuk berdoa dan berzikir sepanjang hari di Padang Arafah.
Puasa Arafah adalah investasi akhirat yang sangat menguntungkan. Dengan hanya menahan lapar dan haus selama satu hari, seorang Muslim berkesempatan mendapatkan ampunan atas dosa-dosanya selama dua tahun.
Ini adalah momen yang sangat rugi jika dilewatkan. Mari kita sambut Hari Arafah yang jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026 ini dengan penuh persiapan, meniatkan puasa, memperbanyak doa, dan meraih limpahan rahmat serta ampunan dari Allah SWT.
(AD/Rdk)


