Jika ditemukan jalan rusak, marka jalan memudar, rambu lalu lintas hilang, atau penerangan jalan yang kurang memadai, personel diminta segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar segera dilakukan perbaikan.
“Edukasi kepada masyarakat juga harus terus diperkuat,” katanya.
Dia mendorong, agar dilaksanakan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar, komunitas, dan masyarakat umum.
“Manfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye tertib berlalu lintas,” ujarnya.
Dalam aspek penegakan hukum, Indra Waspada, meminta seluruh jajaran tetap mengedepankan pendekatan humanis. Namun tetap tegas terhadap berbagai pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti balap liar, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, hingga kendaraan yang mengangkut muatan melebihi kapasitas.
Indra Waspada juga menginstruksikan jajaran untuk meningkatkan pengawasan melekat terhadap personel di lapangan agar pelayanan di Unit Laka, Turjawali, maupun Samsat tetap berjalan optimal.
“Target kita jelas, yaitu menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. Jadikan setiap penanganan kecelakaan sebagai pembelajaran untuk melakukan langkah-langkah pencegahan berikutnya,” pungkasnya.
(AD/Rdk)


