KABUPATEN TANGERANG – Masyarakat di Kecamatan Teluknaga dan Kosambi gelisah karena kelangkaan minyak goreng. Bahkan, tidak hanya di Kabupaten Tangerang saja, kelangkaan minyak goreng kemasan terjadi hampir di seluruh wilayah Provinsi Banten.
Dari hasil penelusuran, sejumlah minimarket seperti Alfamart, Alfamidi, dan Indomaret di wilayah Kecamatan Teluknaga mengalami kelangkaan ketersediaan minyak goreng. Sekali pun ada, warga rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan 1 bungkus minyak goreng kemasan.
Tak sampai di situ, salah satu lokasi di pasar rakyat yang biasa disebut Pasar Kampung Melayu dari semua toko hanya tersisa satu kemasan minyak goreng ukuran 2 liter yang dibanderol dengan harga Rp 33.000.
Salah satu penjaga toko bernama Enok mengungkapkan, kelangkaan minyak goreng dirasakan semua toko yang berjualan kebutuhan bahan pokok sehari-hari.
“Minyak goreng sulit didapat. Kami pun sebagai pedagang eceran sulit mendapatkan minyak goreng kemasan maupun curah. Tapi kemarin saya melihat berita ada satu mobil terbalik di Sepatan Tangerang sedang bawa minyak goreng untuk dikirim ke wilayah ke Pulau Sumatera padahal pabriknya ada di Tangerang,” kata Enok, Minggu (13/3/2022).



