INFOTANGERANG.CO.ID – Di balik senyum ramah para caddy, tersimpan kisah kerja keras, pengorbanan, dan perjuangan menghadapi stigma yang kadang tak adil. Bunga (nama samaran), seorang caddy golf yang telah mengabdi lebih dari 5 tahun, berbagi cerita tentang perjalanan kariernya dari awal masuk hingga suka duka yang ia alami sehari-hari.

Bunga mengawali kisahnya dengan niat mencari pekerjaan di tengah sulitnya lapangan kerja. “Awalnya sih coba-coba untuk nyari pekerjaan yang susah, kita dapat di situ. Akhirnya keterima dan betah karena tidak monoton, jadi ketemu orang banyak. Kita happy terus,” ujarnya.

Selama lebih dari 5 tahun, Bunga bertugas di wilayah Tangerang, Jakarta, dan Bogor. Baginya, kebahagiaan terbesar adalah mengenal banyak orang, termasuk mereka yang awalnya tidak dikenal hingga kemudian menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Bunga menyadari bahwa profesi caddy sering mendapat penilaian negatif dari masyarakat awam. Namun, ia menegaskan bahwa realitanya jauh berbeda. “Kita itu kerjanya capek banget, capek mikir. Harus menunjukkan profesional kerja kita kayak gimana. Lagi bad mood, di depan harus tetap profesional,” jelasnya.

Ia mengakui ada klien yang mencoba hal-hal tidak pantas, tetapi ia selalu menghadapinya dengan santai dan tetap profesional. “Kita bawa santai aja. Profesional di tempat kerja. Di luar itu urusan masing-masing. Kalau kita enggak mau, ya enggak akan terjadi,” tegasnya.

Duka terbesar sebagai caddy adalah harus tetap bekerja dalam kondisi cuaca apapun hujan badai hingga petir. “Kalau lagi hujan badai, kita tetap kerja. Tapi kalau ada petir, ada sirine yang menandakan harus berhenti dulu. Setelah reda, baru mulai lagi,” ceritanya.

Di akhir perbincangan, Bunga berharap masyarakat lebih menghargai profesi caddy. “Orang awam belum tentu tahu benarnya. Sangat menantang, capeknya kayak gimana. Yang tidak tahu ya yang orang awam. Tapi tolong menghargai,” pungkasnya.

Di balik setiap profesi, ada manusia dengan kerja keras dan martabat yang layak dihormati bukan sekadar stereotip yang melekat dari luar.

 

(AD/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *