Kontraktor Asal Tangerang Tak Kunjung Dibayar, Diduga Diberi SPK ‘Bodong’

Penulis -

Kamis, 4 Maret 2021 - 21:23 WIB

Foto: Pekerja sedang memasang paving block.

Foto: Pekerja sedang memasang paving block.

KOTA SERANG – Seorang kontraktor asal Tangerang berinisial LN merasa dirugikan karena diberi Surat Perjanjian Kontrak (SPK) kerja yang diduga bodong alias palsu. SPK tersebut untuk proyek program penyediaan sarana dan prasarana infrastruktur kelurahan (DAU-T) di Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Korban LN yang juga sebagai pemilik CV mengatakan, ia mendapatkan kontrak kerja tersebut pada bulan Agustus 2020 usai bertemu dengan salah seorang pejabat pemerintahan yakni Wakil Wali Kota Serang, H Subadri Usuludin.

Kemudian, pejabat tersebut mendelegasikan kepada Ahmad Yani untuk memberikan kontrak kerja dengan anggaran bervariasi antara Rp 50 Juta hingga Rp 200 Juta secara penunjukan langsung.

Baca Juga :  Breaking News: Produksi Meubel Terbakar di Kecamatan Mauk

“Jadi saya dapat kontrak ini dari bulan Agustus, setelah pertemuan dengan pejabat ternama di Serang mendelegasikan kepada Ahmad Yani. Ternyata si oknum memberikan kontrak bodong,” kata LN, Rabu (3/3/2021).

LN mengaku tertipu hingga ratusan juta rupiah. Karena pekerjaan yang telah selesai dikerjakan tidak dapat dicairkan.

“Hingga bulan Desember tahun 2020 proyek selesai dikerjakan. Namun, tak bisa ditagihkan karena sudah ditagihkan oleh seorang oknum yang tidak diketahui,” tuturnya.

Dalam SPK tersebut tertera sebuah kesepakatan dengan tanda tangan pemilik CV dan Ketua Kelompok Masyarakat Kelurahan (POKMAS) Penancangan, serta Hendri selaku penyedia pekerjaan, dan ditandatangani juga oleh Lurah Penancangan, Syarif.

Baca Juga :  Satu Karyawan Pabrik PT Adis Balaraja Dinyatakan Positif Corona

Sementara itu, mantan bendahara Kelurahan Penancangan di tahun 2020 yang sekarang menjabat sebagai sekretaris lurah (Seklur) di Karundang, ia membenarkan adanya program proyek DAU-T itu.

“Memang benar proyek DAU-T pada tahun 2020 di Kelurahan Penancangan, dana tersebut sudah cair melalui bendahara langsung ke BKM atau Pokmas Kelurahan Penancangan,” ujar Miftahudin, Kamis (4/3/2021).

Ditempat berbeda, hal senada juga di katakan H Syarif selaku Lurah Penancangan. Dirinya pun membenarkan bahwa ada pengerjaan DAU-T tahun 2020.

“Iya benar, tapi untuk pengerjaan kontrak sama pihak ketiga saya tidak tahu. Pengerjaan itu langsung ke BKM atau Pokmas,” jelasnya. (Fan/Red)

Share :

Baca Juga

Banten Terkini

Warga Kecamatan Cinangka Menolak Hotel Marbella Anyer Jadi Tempat Isolasi Positif Covid-19

Banten Terkini

Jelang Hari Bhayangkara ke-74, Karangan Bunga Banjiri Halaman Polda Banten

Banten Terkini

Selayang Pandang SMSI di Rakernas Pertama 26 September 2020

Banten Terkini

Polwan Polda Banten Gelar Giat Patroli Nong Jawara

Banten Terkini

Pelabuhan Merak Resmi Tidak Melayani Penumpang Hingga 31 Mei 2020

Banten Terkini

Anniversary Sedan legendaris, 7 Tahun HMRC Chapter Tangerang Raya

Banten Terkini

Bawa Senjata Tajam Pelajar Di Serdang Tawuran

Banten Terkini

Gandeng Insan Pers, Kanwil Kemenkumham Banten Gelar Press Tour 2020