Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Menangkal Ancaman Siber di Era Digital Ala Relawan Perisai Prabowo

Dalam kesempatan tersebut, Jojon Novandri selaku Sekjend Relawan Perisai Prabowo mengatakan ndonesia kini dihadapkan pada berbagai jenis ancaman siber, termasuk serangan malware, phishing, dan disinformasi. Serangan-serangan ini tidak hanya mengancam keamanan data pribadi dan organisasi, tetapi juga berdampak signifikan terhadap stabilitas demokrasi.

DKI Jakarta  

Relawan Perisai Prabowo menggelar diskusi di kantor SMSI Pusat Jalan Veteran II Gambir, Jakarta Pusat. (Dok. SMSI)
Advertisement

Dalam kesempatan yang sama, Firdaus selaku Ketua Umum SMSI menjelaskan bahwa ancaman kebocoran data telah menjadi perhatian serius pengusaha media online, hampir tiap hari anggota SMSI mendapat serangan siber hanya saja hal tersebut mampu ditanggulangi.

“Serangan siber adalah keniscayaan, tinggal pemerintah serius tidak menanggulanginya,” terangnya.

Baca juga:  Penerapan UU ITE, Ketum SMSI Dukung Kapolri Utamakan Langkah Damai

Diakhir diskusi, SMSI berharap kepada Relawan Perisai Prabowo untuk membentuk tim yang bekerja secara masif untuk menjadikan minimal 100.000 kader perisai yang tersebar mulai dari kecamatan hingga kabupaten/kota diseluruh Indonesia yang kemudian didik menjadi pasukan siber yang pada akhirnya dapat menangkal ancaman maupun serangan siber.

Baca juga:  Kemendagri Dukung PNTI Tingkatkan Perekonomian dan Kesejahteraan Nelayan Tradisional

Follow Berita infotangerang.co.id di Google News

(Ard/Rdk)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement