Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Mendagri Tito Karnavian: Indonesia Emas Bukan Sekadar Jargon dan Mimpi

DKI Jakarta  

Mendagri, Muhammad Tito Karnavian. (Dok. Puspen Kemendagri/infotangerang.co.id)
Advertisement

“Cara mendominasi dalam dunia anarki tetap jalan, saling mendominasi tetap jalan, tapi instrumen yang digunakan berubah. Dari instrumen militer menjadi non militer, yaitu ekonomi nomor satu, perdagangan, cyber, media, bahkan senjata biologis, instrumen budaya,” ungkapnya.

Mendagri mengimbuhkan, saat ini instrumen yang menguasai adalah ekonomi. Negara yang memiliki ekonomi kuat akan menjadi negara dominan. Berbicara ekonomi maka yang terpenting berkaitan dengan kemampuan produksi. Negara yang memiliki kemampuan produksi paling masif akan menguasai, dan Indonesia memiliki kemampuan tersebut dengan didukung angkatan kerja, SDA, dan luas wilayah yang dimilikinya.

Baca juga:  Paket Bansos Ternyata Dipotong Rp 100 Ribu, Ini Kata Wakil Ketua KPK

“Indonesia memiliki persyaratan itu dan tidak banyak dari 200 lebih negara di dunia ini dan teritorial, hanya negara (nomor) satu Cina, India, Amerika, Indonesia, Rusia, Meksiko, Brazil,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mendagri menyampaikan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci. Di tangan orang-orang terdidik dan terlatih maka SDA di Indonesia dengan kondisi geografi yang luar biasa akan memberikan nilai tambah.

Baca juga:  Mahfud MD Dukung Pembangunan Grha Pers Pancasila di Yogyakarta

“It’s not a dream, itu adalah modal kapital kita yang luar biasa. Kalau berbicara Sumber Daya Manusia maka harus ada agent of change. Siapa agent of change-nya? ASN, yang jumlahnya 4 juta orang, inilah orang-orang yang mengawal negara,” tandas Tito.

(Fan)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement