BANDUNG – Museum Geologi merupakan salah satu destinasi wisata edukasi di Bandung. Lokasi Museum Geologi ini berada di Jalan Diponegoro, Cihaur Geulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung, Jawa Barat. Museum ini memiliki berbagai macam koleksi, seperti fosil, batuan, hingga mineral.
Saat pertama kali masuk, pengunjung akan diperlihatkan berbagai macam fosil dan sejarah tentang Museum Geologi Bandung. Di tempat ini dibagi menjadi beberapa ruangan. Di lantai I memiliki 3 ruangan utama, ruang sayap barat, ruang orientasi, dan ruang sayap timur.
Ruang sayap barat terdiri dari beberapa bilik yang menyajikan informasi tentang hipotesis terjadinya bumi. Ruangan ini terdiri dari galeri asal mula bumi. Ruangan ini juga disebut sebagai Ruang Geologi Indonesia, karena menyajikan keadaan geologi di pulau-pulau besar di Indonesia. Di ruangan ini pula terdapat ruang gunung berapi yang menyajikan informasi gunung api aktif di Indonesia.
Ruang orientasi berisi peta geografi Indonesia berupa relief yang menayangkan kegiatan geologi dalam bentuk animasi.
Ruang sayap timur menyajikan informasi sejarah perkembangan makhluk hidup dari masa primitif hingga modern. Di ruangan ini terdapat kumpulan fosil tengkorak manusia purba di Indonesia, serta artefak yang menggambarkan perkembangan budaya.
Selain itu, di ruangan ini pengunjung akan menemukan hal yang jauh lebih menarik, yaitu dapat melihat replika kerangka fosil dinosaurus secara langsung. Terdapat fosil reptilia bertulang belakang berukuran besar yang hidup di masa Mesozoikum tengah hingga Akhir (210-65 juta tahun lalu). Replika fosil Tyrannosaurus Rex Osborn (Jenis kadal buas pemakan daging) ini memiliki panjang mencapai 19 m, tinggi 6,5 m, dan berat 8 ton.
Setelah puas melihat-lihat dilantai I selanjutnya menuju ke lantai II. Di lantai II pengunjung akan diperlihatkan berbagai macam lukisan beserta deskripsinya. Di lantai II ini dibagi menjadi tiga ruangan utama, yaitu ruang barat, ruang tengah dan ruang timur.
Di ruang tengah, pengunjung dapat melihat maket tambang emas terbesar di Indonesia, yang berlokasi di Pegunungan Tengah Irian Jaya. Disini juga terdapat bebatuan yang berasal dari Papua. Selain itu juga terdapat miniatur pengeboran minyak dan gas bumi.
Sedangkan di bagian barat merupakan area yang di khususkan untuk para staf pengelola museum. Namun jangan khawatir, karena masih ada ruangan timur.
Di ruang timur terdapat beberapa area yang menjelaskan tentang manfaat dan kegunaan batu mineral bagi manusia. Ada pula yang menjelaskan bagaimana penyebaran sumber daya mineral di Indonesia hingga penjelasan tentang pengaruh lingkungan sekitar terkait kelestarian sumber daya alam, serta dapat mengetahui bagaimana cara mengolah mineral. Setiap sudut dari museum ini sangat menarik untuk dieksplor.
Harga tiket masuk Museum Geologi Bandung terbilang cukup murah. Untuk pelajar hanya dikenakan Rp 2.000 per orang. Ketahui bahwa wisatawan lokal hanya dikenakan biaya sebesar Rp 3.000 per orang. Sedangkan turis mancanegara dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang. Museum ini dibuka mulai Selasa, Rabu, Kamis jam 09.00-15.00 dan Sabtu, Minggu jam 09.00-14.00 WIB.
(Rdk)
Sumber: Kanal Youtube Endanesia.


