KABUPATEN TANGERANG – Ironis, kondisi rumah warga Kampung Sangiang Gede Rt 01/01, Desa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang roboh, Jumat (21/8/2020).
Rumah yang berukuran kurang lebih 5×5 meter ini milik Ipin yang sudah ditempati puluhan tahun, bersama ketiga anaknya yang masih kecil.
“Saya sudah bilang ke pak kadesnya, tapi belum ada bantuan, saya masih nunggu yang bantu,” ucap sedih Ipin kepada wartawan.
Ipin mengaku, semenjak suaminya meninggal dunia, dirinya tidak bisa membiayai anaknya sekolah, dan hidup dari uluran tangan keluarganya.
“Gimana sekolah anak saya mau dilanjutin, saya tidak punya duit, makan saja berasnya dari sodara saya,” ujarnya.
Saat ini Ipin masih menunggu uluran tangan donatur ataupun pihak pemerintahan, agar tempat tinggalnya bisa dihuni kembali seperti biasa.
“Kalau ada yang mau bantu bagusin rumah saya Alhamdulillah, biar saya dan anak-anak bisa tidur lagi,” pintanya.
Kades Sangiang, Komarullah menyebut pihaknya sudah mengajukan bantuan bedah rumah ke pihak pemerintah, namun belum terealisasi.
“Sudah saya ajukan datanya bedah rumah ke dewan dan pemerintah, mungkin karena keadaan covid-19 belum ada bantuan,” tuturnya.
Komarullah meminta kepada pemerintah pusat dan daerah agar bantuan untuk masyarakat kurang mampu tertuju di desanya.
“Buat pemerintah diatas, bila ada bantuan tolong turunkan di desa saya, karena warga saya butuh bantuan bedah rumah,” pungkasnya. (Dhi/Red)



