Muncul di Tanjung Kait, Inilah Fakta Menarik Hiu Paus atau Hiu Tutul

Penulis -

Kamis, 12 November 2020 - 10:39 WIB

Screenshot di video ikan tutul muncul di perairan laut Tanjung Kait. (dok.infotangerang.co.id)

Screenshot di video ikan tutul muncul di perairan laut Tanjung Kait. (dok.infotangerang.co.id)

KABUPATEN TANGERANG – Hiu tutul atau (whale shark) muncul di perairan Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/11/2020) pagi. Munculnya ikan hiu tersebut jadi fenomena menarik warga sekitar pesisir pantai.

Dilihat infotangerang.co.id di video nampak seekor ikan hiu tutul mengelilingi bagan atau bagang (suatu alat penangkapan ikan yang menggunakan jaring dan lampu) milik nelayan.

“Ya bener itu video ikan hiu di pinggir laut Tanjung Kait, baru ini lihat juga ikan segede itu,” kata Adi yang lokasi rumahnya tidak jauh dari laut Tanjung Kait.

Video berdurasi 25 detik tersebut viral di pesan singkat whatsapp. Belum diketahui apa penyebab ikan hiu tutul tersebut terdampar di perairan laut Tanjung Kait.

Dari data yang dihimpun, nama sebenarnya ikan hiu yakni Hiu Paus atau Rhincod. Ikan hiu di mata manusia masih dianggap sebagai ikan ganas dan mengerikan. Akan tetapi, nyatanya tak selalu hiu itu ganas dan mengerikan. Contohnya seperti hiu paus yang makanan utamanya adalah ikan dan udang kecil, telur ikan serta hewan plankton lainnya.

Baca juga:  Gerakan Vaksin Serentak, Dandim 0510 Tigaraksa Apresiasi Animo Masyarakat

Berikut fakta-fakta tentang ikan hiu:

  1. Hiu Paus adalah Ikan Terbesar

Ikan dengan nama ilmiah Rhincodon typus ini merupakan spesies ikan dan hiu terbesar di dunia. Mengutip Live Science, mereka memiliki panjang tubuh rata-rata 5,5 sampai 10 meter dan bisa tumbuh hingga sepanjang 12 meter. Berat mereka juga bisa mencapai lebih dari 18 ton. Ukurannya yang besar membuat pergerakan ikan ini cenderung lambat.

  1. Bukan Karnivora yang mencari makanan berukuran besar

Hiu satu ini bukanlah ikan predator yang kita kenal suka mengejar dan mencabik-cabik mangsanya dengan ganas. Biarpun punya ratusan gigi kecil nan tajam dan mulut yang menurut Live Science bisa terbuka selebar 1,5 meter, ikan ini tidak menggigit atau mengunyah makanannya.

Ikan hiu paus makan dengan cara menyaring air laut. Mereka akan menelan berliter-liter air dan membiarkan tubuh mereka menyaring makanan yang berupa hewan-hewan kecil. World Wildlife Fund menyebutkan kalau mereka bisa memproses lebih dari 6.000 liter air dalam kurun satu jam dengan insangnya.

  1. Raksasa laut yang berhati lembut
Baca juga:  Satu Warga Salembaran Jaya, Rapid Test Positif

Hiu satu ini memang berukuran sangat besar, tapi mereka terbilang jinak dan gak berbahaya. Oleh karena itu, mereka dapat julukan the gentle giant atau si raksasa yang lembut. National Geographic mengungkapkan kalau ikan satu ini tidak menunjukkan sikap agresif sama sekali saat didekati, dipelajari, bahkan ditunggangi oleh para penyelam.

  1. Di Indonesia terkenal dengan nama Hiu Totol

Penamaan tersebut muncul karena fisik hiu paus dipenuhi pola totol-totol di seluruh kulitnya. Yang unik, seperti sidik jari manusia, masing-masing individu hiu paus dipastikan memiliki pola totol-totol yang berbeda.

  1. Hewan yang dilindungi Pemerintah RI

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengeluarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No.18 Tahun 2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus. Dengan demikian, terhitung sejak waktu tersebut, Hiu Paus dilindungi secara penuh di Indonesia. Perlindungan tersebut sangat penting dilakukan, karena Hiu Paus di Indonesia masih menjadi perburuan liar.

Demikian fakta-fakta tentang ikan terbesar di dunia, hiu paus. Semoga penjelasan tersebut bisa memberi pemahaman singkat namun padat. (Arf/Red)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangerang

Visi dan Misi Jurnalis Banten Bersatu, Berkarakter Pemimpin Tidak Memperkaya Diri Sendiri

Kabupaten Tangerang

Terjerat Kasus Jual Beli Tanah, Kepala Desa Lengkong Kulon Kini di Penjara

Kabupaten Tangerang

Mizan Amanah dan Alfamart Berbagi Makanan Gratis ke Penyapu Jalanan

Hukum & Kriminal

BRI Kukun Rajeg Disatroni Perampok, Uang Rp 300 Juta Raib

Kabupaten Tangerang

Salurkan BLT, Kades Wawan Surayu: Demi Asas Keadilan Berharap Semua Dapat Bantuan

Kabupaten Tangerang

Diduga Belum Ber-IMB, Yayasan Dhammasekha Karuna Sudah Beroperasi

Kabupaten Tangerang

Pasca Libur Lebaran, Security PT MDY Beserta Staf Jalani Tes Swab Antigen

Kabupaten Tangerang

Peringati Hari Ibu, Pemerintah Kecamatan Sukadiri Gelar Rapid Test Kaum Perempuan