Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Musim Penghujan, Dinkes Kabupaten Tangerang Ingatkan Masyarakat Waspada DBD dan Ini Langkah yang Dilakukan

Upaya pencegahan DBD bisa dilakukan dengan  menerapkan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Setiap rumah dapat memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk tanpa menunggu kader atau petugas yang datang.

Kabupaten Tangerang  

Editor: Ardiansyah

Fogging salah satu langkah mencegah timbulnya penyakit DBD. (Foto: infotangerang.co.id)
Advertisement

Muchlis meminta masyarakat mengoptimalkan kegiatan pemberantas sarang nyamuk (PSN) dengan 3M plus. Yakni menguras, menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Sedangkan plus yang dimaksud yaitu menggunakan lotion penolak nyamuk, menanam tanaman penolak nyamuk di sekitar rumah, serta memelihara ikan pemakan jentik di kolam. Dengan cara itu kita bisa terhindar dari penyakit Demam Berdarah,” ungkapnya.

Adapun upaya lainnya yang sudah dilakukan oleh Dinkes Kabupaten Tangerang dalam pencegahan dan pengendalian DBD adalah:

  • Meningkatkan peran masyarakat utk melaporkan dengan segera kasus DBD ke Puskesmas setempat dengan dilengkapi laporan Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KDRS) untuk dapat segera ditindak lanjuti.
  • Penyuluhan masyarakat tentang Pencegahan dan Kewaspadaan terhadap penyakit DBD.
  • Pemberian Lavarsida pada daerah dengan terdapat tampungan/genangan air dengan jumlah yang banyak.
  • Pelaksanaan Fogging Focus hanya bagi daerah yang sudah dilakukan Penyelidikan Epidemiologi dan termasuk kriteria pelaksanaan fogging.
  • Monitoring dan bimbingan ke puskesmas puskemas untuk pembinaan dan penguatan kemampuan petugas  puskesmas dalam tata laksana kasus DBD diwilayah masing masing.
  • Sosialisasi kader jumantik untuk penggiatan kembali Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik di wilayah desa/kelurahan.
  • Imbauan dengan membuatkan Surat Kewaspadaan DBD dan pengendalian DBD dengan Gerakan Bulan Bakti Pemberantasan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang langsung ditanda tangan oleh Bupati Kabupaten Tangerang dan diedarkan ke seluruh perangkat daerah untuk selanjutnya diteruskan sebagai imbauan ke masyarakat.
  • Melakukan Pemantauan jumlah kasus DBD melalui pelaporan kasus DBD dari seluruh Rumah Sakit di wilayah Kabupaten Tangerang untuk selanjutnya segera ditindak lanjuti di masyarakat.
  • Pertemuan lintas sektor dalam penanggulangan DBD serta menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Kementerian Kesehatan untuk menyampaikan gambaran penyakit DBD di Kabupaten Tangerang serta upaya koordinasi yang bisa dilakukan bersama dalam penanggulangan DBD.
Baca juga:  Danramil 01 Teluknaga Hadiri Penanaman Serentak Holti Kultura Tingkat Nasional

Follow Berita infotangerang.co.id di Google News

(Jhn/Rdk)

Iklan Ads

Baca juga:  Dapur Umum Koramil 09 Mauk Distribusikan Nasi Bungkus di Tiga Desa
Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement