Pandemi Covid-19, lanjut Aida, menjadi kendala pembangunan dan program kerja jadi tertunda. Ia berharap di musyawarah kali ini dapat mewujudkan arah pembangunan.

“Musrenbang kali ini diharapkan dapat menentukan prioritas pembangunan kedepan,” imbuhnya.

“Karena itu untuk tema rancangan pembangunan di tahun 2022-2023 yakni pemulihan ekonomi, peningkatan sistem kesehatan dan penyediaan infrastruktur yang berkualitas dan merata,” tambah dia.

Sementara itu, H Usman Abdul Gani selaku nggota DPRD Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa, wilayah Kecamatan Kresek saat ini telah mengalami perubahan peruntukan tata ruang.

“Wilayah yang semula dari zona hijau atau pertanian menjadi zona kuning atau pemukiman. Hal ini tentunya perlu dipersiapkan agar masyarakat Kecamatan Kresek mampu bergeser dari masyarakat yang bergerak di bidang pertanian menjadi masyarakat yang bergerak di bidang perdagangan dan jasa, dengan cara menjalankan program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat,” jelasnya.

Ia juga berharap program pengembangan usaha mikro dapat menciptakan kemandirian ekonomi. Menurutnya, program tersebut dapat memulihkan sektor ekonomi di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Program pengembangan usaha mikro untuk menciptakan kemandirian ekonomi. Program itu pun tentunya sekaligus dapat menjadi upaya dalam pemulihan sektor ekonomi di masa pandemi Covid-19,” ujar Usman sosok politisi asli wong Kresek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *