INFOTANGERANG.CO.ID – Ngopi Kamtibmas, sebuah program unik yang digagas Polres Metro Tangerang Kota, kembali digelar sebagai jembatan dialog antara aparat kepolisian dan masyarakat. Bertempat di KWT Adidaya, Kampung Gili Miring, Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, program ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan keluh kesah dan berinteraksi langsung dengan Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si.
Dalam pertemuan yang hangat dan penuh keakraban ini, Kapolres Jauhari menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan.
“Ngopi Kamtibmas ini bukan sekadar nama. Tujuannya adalah agar kita bisa duduk bareng, mendengarkan keluhan masyarakat, dan mencari solusi bersama,” ungkapnya.
Fokus utama Kapolres dalam acara ini adalah ajakan untuk menghidupkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). Ia meyakini, kebangkitan kembali budaya ronda malam dapat menjadi benteng pertama dalam mencegah kejahatan dan menjaga kondusivitas wilayah.
“Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas. Salah satunya dengan menghidupkan kembali ronda dan siskamling di lingkungan kita,” ajaknya.
Perangi Kenakalan Remaja dan Berantas Peredaran Miras-Narkoba
Selain Siskamling, Kapolres juga menyoroti isu-isu krusial lain, seperti maraknya kenakalan remaja dan tawuran yang seringkali dipicu oleh penyalahgunaan minuman keras dan obat-obatan terlarang. Dengan tegas, ia menyatakan telah memerintahkan jajarannya untuk menindak tegas para penjual barang-barang haram tersebut.
“Saya sudah perintahkan semua jajaran untuk menindak tegas para penjual miras, obat-obatan terlarang. Kalau ada anggota yang membekingi, saya akan tindak tegas, karena ini sudah merusak mental anak bangsa,” tegasnya.
Ia juga mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar terhindar dari pengaruh negatif.
Waspada Hoaks dan Provokasi di Media Sosial
Mengingat era digital yang penuh tantangan, Kapolres Jauhari turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial. “Jangan mau dipecah belah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Mari kita perkuat persatuan untuk menjaga bangsa ini,” pesannya.
Sebagai penutup, Kapolres berpesan agar warga tidak ragu melaporkan segala bentuk gangguan keamanan. Ia meminta masyarakat untuk segera menghubungi call center 110 yang bebas pulsa apabila mengetahui atau melihat suatu tindak pidana.
Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, penyerahan cinderamata berupa kentongan, senter, dan sembako, serta ditutup dengan doa bersama. Suasana kekeluargaan yang terjalin memperlihatkan sinergi positif antara polisi dan masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan tenteram.
(AD/Rdk)



