Sementara itu, Camat Ciputat, Bachtiar Priambodo mengatakan sudah ada kesepakatan untuk dibukanya akses Jalan H. Usman menuju Jalan Aria Putra.
“Sebenarnya sudah kita rapatkan di kantor kecamatan dengan pihak dinas perhubungan, Disperindag, Satpol PP dan kelurahan,” kata Bachtiar.
“Sudah ada kesepakatan untuk membuka jalan H. Usman, namun sampai saat ini pedagang mungkin sudah tidak sabar, maka mereka menuntut agar segera dibuka seng tersebut. Karena menurut mereka dengan adanya pembatas seng terjadi penurunan omset mereka,” jelasnya.
Kendati sudah disepakati, Bachtiar menuturkan untuk membuka akses jalan itu harus melibatkan pihak dari dinas perhubungan agar dipasang marka jalan.
“Akan dipasang marka jalan untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, maka dengan kesepakatan itu kita akan segera membuka seng tersebut,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Candra selaku Kepala UPT Pasar Ciputat. Ia mengungkapkan bahwa semua pihak ingin mempercepat akses jalan tersebut.
“Kesepakatan untuk membuka jalan ini sudah kita rapatkan dengan dinas perhubungan. Sebenarnya juga kita tidak ingin berlama-lama untuk membuka akses itu,” ucap Candra.
“Disamping banyaknya saat ini kendaraan, terutama untuk sepeda motor yang akan melintas menuju Jalan Aria Putra sering melawan arah, tentunya sangat membahayakan terhadap pengguna jalan itu sendiri,” tandasnya.
(Gln/Rdk)



