KABUPATEN TANGERANG – Pemdes Jatimulya realisasikan pembangunan bedah rumah tidak layak huni (rutilahu) untuk warga tidak mampu.

Pembangunan biaya rutilahu bersumber dari alokasi dana desa tahun anggaran 2022.

Rutilahu yang diambil dari dana desa tersebut diserahkan langsung oleh Kades Jatimulya kepada warga tidak mampu atas nama Wanah (43) yang tinggal di Kampung Buaran Tempe RT 02/02 Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Jumat (4/6/2022).

Secara simbolis peletakan batu pertama pembangunan rumah Wanah dilakukan Kades Jatimulya Muhamad Ridwan yang disaksikan langsung Camat Sepatan Timur Asep Nurman, jajaran Pemdes Jatimulya, Bhabikamtibmas Desa Jatimulya, serta tokoh masyarakat setempat.

“Untuk tahun 2022 ini kita alokasikan anggaran dana desa untuk pembangunan bedah rumah rutilahu warga miskin di Desa Jatimulya sebanyak empat unit,” kata Ridwan kepada wartawan.

“Program bedah rumah rutilahu yang kita serahkan ini sebelumnya berdasarkan dari pengajuan dan survei serta masuk kriteria layak untuk dibantu. Dan ini memang skala prioritas pembangunan di Pemdes Jatimulya selain insfrastruktur lainnya. Kalau alokasi dana desa anggaran tahun ini bisa dialokasikan untuk bangun 6 unit ya kami bangun,” lanjut Ridwan.

Ridwan mengatakan pembangunan rutilahu ini dilakukan sudah tahap kedua. Tahap pertama di kediaman warga di Kampung Utan Jati.

“Bedah rumah tidak layak huni untuk keluarga miskin yang kita serahkan kepada ibu Wanah ini sudah yang ke tahap 2 yang kami bangun tahun anggaran 2022 ini. Yang tahap pertama di Kampung Utan Jati sana. Ya Insya Allah tahap 3 dan 4 nya menyusul doain aja biar lancar gak ada kendala,” imbuhnya.

Camat Sepatan Timur Asep Nurman mengapresiasi langkah Pemdes Jatimulya yang proaktif demi warganya.

“Bedah rumah RTLH (rumah tidak layak huni) untuk keluarga miskin yang dibangun ini menggunakan dana anggaran belanja desa tahun 2022. Dan Alhamdulillah untuk Pemerintah Desa Jatimulya memang proaktif dengan pembangunan bedah rumah khususnya, dimana program bedah rumah RTLH adalah sudah menjadi program unggulan dari bupati,” tutur Asep Nurman.

Sementara itu, Wanah mengucapkan terima kasih kepada Pemdes Jatimulya. Wanah penerima bantuan rumah layak huni ini juga tampak terharu dan bahagia.

“Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak kepada Pak Kades Ridwan atas pemberian bantuan bedah rumah ini,” ucapnya.

Janda dengan 3 anak itu bekerja sebagai buruh atau kuli tani. Wanah bersyukur dengan bantuan yang diberikan. Dirinya berjanji akan merawat rumah yang dibangun melalui alokasi dana desa tersebut.

“Hari ini saya sangat senang dan bersyukur sekali rumah saya mendapat bantuan bedah rumah dari Pemdes Jatimulya. Kelak nanti saya akan menjaga dan merawat rumah ini. Semoga Pak Kades dan keluarga dalam keadaan sehat selalu dan panjang umur,” pungkasnya.

(Jar/Fan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *