ASI eksklusif memberikan seluruh kebutuhan bayi dengan sempurna. Dengan begitu, stunting bisa mengalami penurunan jika balita mendapat ASI yang tepat.
“Upaya untuk percepatan penurunan stunting salah satunya pemberian ASI di 6 bulan pertama pasca kelahiran atau ASI Eksklusif. Maka dari itu untuk ibu menyusui baik pekerja atau ibu rumah tangga jangan sampai melewatkan waktu tersebut karena sangat banyak manfaat yang akan didapat oleh balita maupun ibunya sendiri,” ungkapnya.
Wakil ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Nina Lisnawati Romli dalam sambutannya menyebutkan, poin penting dalam perkembangan kesehatan anak yaitu pemberian ASI pada bayi. Sebagaimana diketahui, menyusui memiliki dampak yang sangat signifikan dalam menurunkan kematian bayi.
“Mudah-mudahan momentum menyusui sedunia tahun 2023 ini akan meningkatkan pengetahuan atas pemberian ASI khusunya untuk ibu bekerja sehingga tercapai anak kita tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas,” imbuhnya.
Sebagai informasi, seminar ASI ini resmi dibuka oleh Wakil Ketua TPPKK Nina Lisnawati Romli dan diisi oleh Dokter Spesialis Anak dr. Utami Roesli sebagai narasumber yang menjelaskan materi mengenai pentingnya ASI untuk tumbuh kembang balita yang dipandu oleh moderator dr. Radianti Bulan Tobing.
Follow Google News infotangerang.co.id
(Hen/Rdk)



