KABUPATEN TANGERANG – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Tangerang, Kamis (1/10/2026). Sebanyak 30 pengurus dan dua Dewan Penasihat dikukuhkan untuk memimpin organisasi profesi tersebut selama tiga tahun ke depan.

​Dalam sambutannya, Ketua PWI Kabupaten Tangerang Hendra Wijaya menegaskan pentingnya menjaga soliditas pascaproses pemilihan. Ia meminta seluruh anggota menyatukan langkah dan menjadikan PWI sebagai rumah bersama.

​”Yang selama ini berkubu, sekarang kita semuanya bersatu. Tidak ada lagi perbedaan. PWI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota,” tegas Hendra.

​Ia menambahkan, persatuan merupakan modal utama dalam menjaga marwah dan martabat organisasi melalui profesionalisme serta integritas jurnalistik.

​”Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga martabat organisasi. Jangan sampai kepentingan pribadi maupun kelompok mengalahkan kepentingan organisasi,” ujarnya.

​”Mulai hari ini kita berjalan bersama. Kita jaga organisasi ini, kita jaga nama baik PWI, dan kita tunjukkan bahwa PWI Kabupaten Tangerang bisa semakin solid dan bermartabat,” lanjut Hendra.

​Dukungan juga datang dari Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra. Ia mengajak kepengurusan baru untuk langsung bergerak dan membawa semangat perubahan.

​”Sekarang saatnya bersatu membangun PWI Kabupaten Tangerang dengan wajah baru,” kata Rian.

​Sementara itu, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid berharap PWI Kabupaten Tangerang terus memegang teguh kode etik dan menjaga sinergi dengan pemerintah daerah.

​”Kita terus melanjutkan kolaborasi untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat di bidang tugasnya masing-masing,” tutur Maesyal.

​Maesyal mengimbau para pengurus untuk senantiasa menghormati norma-norma organisasi agar keberadaan PWI senantiasa diterima dengan baik oleh segenap lapisan masyarakat.

​”Pesan-pesannya supaya PWI betul-betul menghormati norma-norma yang ada, baik itu di institusi PWI maupun di tempat-tempat yang lainnya. Kenapa begitu? Karena dengan norma-norma, mudah-mudahan kita semuanya diterima oleh semua pihak. Hubungan yang baik dengan pemerintah daerah, itulah yang harus kita pegang juga,” pungkasnya.

​(Ard/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *