KABUPATEN TANGERANG – Janji penataan kawasan yang tertata, aman, dan indah di Kabupaten Tangerang kembali dipertanyakan warga. Meski Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) telah mencanangkan program pemindahan kabel udara ke bawah tanah sejak April lalu, kondisi di lapangan justru memperlihatkan hal sebaliknya.

​Berdasarkan pantauan pada Selasa (03/11/2026), untaian kabel fiber optik dan utilitas tampak melilit semrawut dan menjuntai di Jln. Raya Salembaran, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga. Pemandangan ini tak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga dinilai membahayakan para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

​Kondisi kabel yang menjulur rendah di tepi jalan tersebut menuai respons negatif dari masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas setiap hari.

​”Kondisi kabel di Teluknaga ini makin semrawut dan membahayakan, terutama kalau malam hari atau saat hujan. Kalau pengendara motor tidak jeli, bisa tersangkut. Kami bertanya-tanya, apakah penataan kabel waktu itu hanya seremonial belaka?” ujar Ardian salah seorang pengendara motor yang kerap melintas di jalur tersebut.

​Kekecewaan warga sangat beralasan. Pada 29 April 2026 lalu, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah secara simbolis telah memotong kabel udara pada seremoni penataan utilitas di Jalan Syekh Nawawi, Kecamatan Cikupa.

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *