“Proses penataan pembangunan di sebuah wilayah tidak lagi Triple Helix, tetapi menjadi Pentahelix, salah satunya keberadaan media. Media berperan penting dalam rangka bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat. Apa yang sudah, sedang, dan apa yang akan dilakukan,” kata Airin.

Dampak pandemi Covid-19 membuat batasan ruang, prosedur oleh disiplin protokol kesehatan. Airin juga mengemukakan betapa pentingnya dunia media saat ini, apalagi dunia siber dan lainnya.

“Karena ternyata hikmah dari Covid-19 mendorong masyarakat, tingkat pemerintah, dunia usaha, bahkan mungkin dunia kewartawanan itu juga perlu sekali. Karena orang akan senang membaca dengan digital, dibandingkan dengan kertas yang seperti biasa. Mungkin seperti zaman-zaman kertas, 3 atau 4 tahun yang lalu,” ujarnya.

Airin berharap SMSI sebagai sebuah badan organisasi yang profesional, tentu melakukan aktifitas kegiatannya dengan keprofesionalannya.

“Tetapi sekali lagi, ini sangat membantu masyarakat, membantu kami memilih memilah media mana yang bisa memberi manfaat yang baik, tentu dalam proses pembangunan dan penataan khususnya di wilayah Kota Tangerang Selatan,” jelasnya.

Selain Wali Kota, tampak hadir dalam acara pelantikan tersebut, Ketua SMSI Banten, Kadis Kominfo, Kadis Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air, (Plt) Kadis Kesehatan, Ketua Komisi 1 DPRD Tangsel, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Djaka Badranaya, dan Ketua Koordinator Rumah Lawan Covid Tangsel. (Dhi/Red)

Source: SMSI Kabupaten Tangerang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *