Close Ads

Iklan - Scroll untuk membaca artikel ↓

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Advertisement


Atasi Bau Mulut Selama Berpuasa Dengan Cara Ini

Saat berpuasa, tubuh mengalami dehidrasi karena tidak ada asupan cairan selama berjam-jam. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan produksi air liur, yang berfungsi sebagai pembersih alami dalam mulut. Ketika produksi air liur berkurang, kuman dan bakteri dalam mulut dapat berkembang biak dengan lebih mudah, menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

Kesehatan  

Editor: Hendra Gunawan

Dok. RS Sari Asih Group/infotangerang.co.id.
Advertisement

KESEHATAN Saat menjalani ibadah puasa, menjaga kesehatan mulut menjadi hal yang penting untuk kenyamanan pribadi dan interaksi sosial yang lancar.

Bau mulut yang tidak sedap bisa menjadi masalah umum selama berpuasa, terutama karena kurangnya asupan cairan dan perubahan pola makan.

Sebenarnya ada beberapa alasan mengapa mulut sering berbau saat berpuasa, terutama selama bulan puasa Ramadan atau puasa lainnya yaitu:

Dehidrasi

Saat berpuasa, tubuh mengalami dehidrasi karena tidak ada asupan cairan selama berjam-jam. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan produksi air liur, yang berfungsi sebagai pembersih alami dalam mulut. Ketika produksi air liur berkurang, kuman dan bakteri dalam mulut dapat berkembang biak dengan lebih mudah, menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

Peningkatan Konsentrasi Asam

Ketika tidak makan atau minum selama beberapa jam, pH mulut cenderung menjadi lebih asam. Lingkungan yang lebih asam ini dapat memicu pertumbuhan bakteri tertentu yang menghasilkan gas sulfur, yang berkontribusi pada bau mulut.

Baca juga:  Gelombang Panas Bisa Sebabkan Heat Stroke

Penumpukan Sisa Makanan

Jika tidak membersihkan mulut dengan benar setelah sahur atau berbuka, sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi dan lidah dapat membusuk dan menyebabkan bau mulut.

Menurunnya Aktivitas Peristaltik

Saat berpuasa, aktivitas peristaltik atau gerakan usus yang membantu membersihkan sisa-sisa makanan dari mulut dan saluran pencernaan dapat menurun. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan sisa-sisa makanan di mulut dan menyebabkan bau mulut.

Dokter Spesialis Gigi dan Penyakit Mulut, RS Sari Asih Ciputat, Kota Tangerang Selatan, drg. Rani Handayani, SpPM, memberikan Tips untuk mengurangi bau mulut saat berpuasa:

  • Lakukan pemeriksaan gigi dan mulut ke dokter gigi sehingga kita dapat mengetahui potensi bau mulut yang disebabkan oleh gigi berlubang dan atau karang gigi
  • Cukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih saat berbuka dan sahur
  • Hindari makanan dan minuman yang berbau tajam dan manis berlebihan
  • Perbanyakan konsumsi sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung air saat berbuka dan sahur
  • Rutin menyikat gigi dan menyeka lidah dengan teknik yang tepat serta pemakaian odol sedikit busa
  • Pemakaian obat kumur dapat dilakukan namun hindari obat kumur yang mengandung alkohol
  • Hindari merokok saat berbuka dan sahur
  • Hindari tidur dengan durasi lama saat berpuasa
Baca juga:  Penyakit GERD, Gejala dan Penyebabnya

Follow Berita infotangerang.com di Google News

(Mad/Rdk)

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement