Sementara itu Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Rachmat Surtanas Marpaung mengatakan pameran Muslim LifeFest menjadi salah satu barometer untuk melihat tren yang berkembang karena perilaku konsumen yang begitu cepat berubah. Karenanya, pelaku usaha juga harus siap dengan berbagai perubahan yang ada dan cepat beradaptasi.

Muslim LifeFest yang konsisten digelar secara simultan di beberapa kota ini dimaksudkan untuk memperkuat ekosistem pelaku usaha produk halal, ekonomi dan keuangan syariah. Mengingat cita-cita besar Indonesia menjadi pusat produsen halal dunia pada 2024, sangat membutuhkan peran ekosistem yang inklusif untuk menggerakkan potensi yang berkembang, menciptakan kebutuhan, meningkatkan nilai tambah, dan kualitas produk halal Indonesia.

“Literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah harus terus menerus digaungkan, disosialisasikan dan disinergikan dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang sedang kita bangun ini. Karena itu melalui Muslim Lifefest, kami mengajak berbagai pihak untuk saling berkolaborasi mewujudkan target setidaknya yang terdekat di tahun ini adalah 1 juta sertifkasi halal untuk produk makanan, minuman, hasil sembelihan dan jasa sembelihan,” ujar Rachmat.

KPMI sebagai komunitas yang mewadahi 48 ribu pelaku usaha muslim juga terus mendorong seluruh anggotanya supaya bisa meningkatkan kualitas produk yang sesuai dengan selera pasar. Maka dari itu, pihaknya bekerja sama dengan BPJPH menggelar awarding bagi pelaku usaha.

Adapun kriteria penerima award tersebut yaitu pelaku usaha yang sudah bersertifikasi halal self declare, memiliki kualitas dan standar mutu yang terjamin.

“Tiga pelaku usaha yang terpilih mendapatkan penghargaan, dan khadiah booth gratis berukuran standar di Muslim LifeFest tahun ini,” kata Rachmat.

Selama pameran, KPMI mengadakan pelatihan ekspor Export Academy bersama Nudira Learning Centre yang bisa diikuti pelaku usaha dan calon entrepreneur.

Untuk pengunjung pameran juga bisa menyimak bincang santai diantaranya topik terkait keamanan pangan, “Baca dan Kenali Label Pangan Segar” bersama Direktur Perumusan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional/NFA (National Food Agency), bincang santai mengenali rumah sakit syariah bersama dr H Masyhudi AM M.Kes, Ketua Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi).

“Setiap tahun kami selalu menghadirkan program acara yang berbeda dan mengemasnya dengan kreatif sehingga pengunjung bisa benar-benar menikmati pameran yang berkesan. Ilmunya dapat, silaturahmi, bisnis, dan tentunya menjadi destinasi wisata keluarga yang edukatif dan menyenangkan,” jelas Direktur Lima Events, Deddy Andu yang juga sebagai penyelenggara.

Program baru lainnya yang dihadirkan seperti Sportainment bekerja sama dengan Founder dan CEO Kasisolusi Deryansah, yang menampilkan turnamen badminton (fun match) antar influencer di pre-function hall 10, berhadiah menarik dari Majeed (official merchandise partner Muslim LifeFest yang merupakan brand clothing by Deryansha). Kemudian Custom Garage, bekerja sama dengan Kawan Parjo (Pasar Jongkok Otomtif) dan BMT Ashshidiq, menampilkan inspirasi segar motor-motor modifikasi dan memfasiltasi pengunjung yang ingin memiliki motor keren dengan pembiayaan syariah.

Artikel selengkapnya di laman berikutnya…

Follow Berita infotangerang.co.id di Google News 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *