INFOTANGERANG.CO.ID – Puncak acara Haul Agung Tuan Syekh Abdul Qodir Al Jailani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah, Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, berlangsung dengan khidmat pada Minggu (5/10/2025).
Antusiasme luar biasa terlihat sejak malam sebelumnya, Sabtu (4/10/2025), di mana ribuan santri dan jemaah dari berbagai penjuru telah memadati area pondok pesantren.
Pengamanan Dikerahkan Sejak Subuh
Guna menjamin kelancaran acara dan mengantisipasi lonjakan jemaah yang membludak, aparat gabungan telah menerapkan skema pengamanan terperinci.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang, Dimyati, mengonfirmasi pengerahan puluhan personel yang dibagi dalam dua sesi tugas.
“Kami telah menyiapkan 34 personel yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai sejak pukul 04.00 WIB subuh, dan sesi kedua berlanjut hingga seluruh rangkaian acara selesai,” ujar Dimyati. Pengamanan difokuskan di lima titik vital sekitar lokasi demi menjaga ketertiban dan keamanan jemaah.
Di lapangan, sinergi antara personel Kepolisian Sektor Pasar Kemis dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang terlihat aktif mengatur arus lalu lintas yang padat. Pos polisi dan tenda Palang Merah juga didirikan di gerbang utama untuk layanan keamanan dan kesehatan.
Melihat kepadatan ini, aparat mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan langsung dengan acara untuk mencari jalur alternatif demi menghindari kemacetan parah di Jalan Raya Pasar Kemis.
Dihadiri Tokoh Nasional dan Gubernur Banten

Acara Haul Akbar tahun ini semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh penting. Selain Bupati Tangerang, turut hadir Gubernur Banten, Andra Soni, beberapa anggota DPRD Banten, serta sejumlah ulama dan tokoh agama nasional yang memberikan tausiyah dan memimpin doa bersama.
Dalam sambutannya, Gubernur Banten menyampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan masyarakat Kabupaten Tangerang. Ia berharap kegiatan keagamaan seperti haul ini dapat terus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam) dan rasa hormat kepada para ulama.
Doa Bersama dan Simbol Persaudaraan
Puncak acara Haul ke-67 Tuan Syekh Abdul Qodir Jailani ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para habaib dan ulama. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi ramah tamah antara pejabat, tokoh agama, dan ribuan jemaah.
Pada momen penutup yang bersejarah tersebut, Bupati Tangerang bersama Gubernur Banten menerima cinderamata istimewa berupa miniatur Mahkota Raja Sunda ‘Binokasih’ dari Kerajaan Sumedang Larang. Penyerahan cinderamata ini menjadi simbol kehormatan dan penguatan tali persaudaraan antar daerah.
Seluruh rangkaian Haul Akbar Cilongok berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sesuai harapan.
(AD/Febri)



