Rahyuni menuturkan bahwa wartawan yang tergabung di PWI Kabupaten Tangerang ini terlihat tidak menakutkan, tetapi menyenangkan.

Apalagi peran posisi wartawan sangat strategis, karena wartawan bisa menaikan pamor juga bisa menurunkan kredibilitas seseorang.

“Saya terharu melihat kegiatan ini, para wartawan peduli terhadap sosial kemasyarakatan dengan menyantuni anak yatim,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Ues Nawawi yang juga mengapresiasi aksi PWI Kabupaten Tangerang.

“Saya terus mengawal kegiatan PWI Kabupaten Tangerang. Dan saya mengapresiasi kepedulian PWI melalui kegiatan sosialnya,” ucap Ues.

Ia mengungkapkan bahwa hal-hal yang mendustakan agama salah satunya adalah menyia-nyiakan anak yatim dan pakir miskin.

“Salah satu yang disebut mendustakan agama adalah orang yang menelantarkan anak yatim dan fakir miskin,” tandasnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *