“Pada HPN 2022 ini, situasinya masih di tengah keprihatinan karena pandemi belum berakhir. Sehingga kami lebih memilih melakukan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako serta gebrak masker. Semangat yang kami usung ini semangat solidaritas, saling menguatkan antar sesama di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Romli.
Sekretaris Pokja WHTR Muhamad Imron menuturkan, revolusi digital menjadi tantangan yang luar biasa untuk insan pers saat ini. Sehingga dengan napak tilas ini, ia berharap dapat meningkatkan semangat berkarya para jurnalis muda.
“Ada pameo kita menatap ke muara, namun sesekali harus menoleh ke mata air. Artinya, di tengah kehadiran pers hari ini, juga tak terlepas dari jasa para senior. Sehingga, dengan napak tilas ini, selain mengingatkan kami pada sejarah pers di Tangerang, juga untuk menumbuhkan semangat berkarya dengan meneladani semangat dan prestasi yang pernah diukir oleh para senior kami,” pungkasnya.
(Fan/Fan)


