Selain karena situasi pandemi, lanjut Kaonang, perlombaan yang diadakan secara online ini juga mengikuti perkembangan zaman kaum milenial, dan juga memiliki dampak positif bagi masyarakat
“Ini membuktikan bahwa beberapa lomba mengikuti kaum milenial zaman sekarang, lomba marawis aja tidak langsung melainkan melalui video, jadi membutuhkan inovasi, dan membutuhkan kreatifitas. Kekinian,” jelasnya.
Harapan Kaonang dengan diadakannya lomba secara online dalam rangka memperingati HUT Kota Tangerang yang ke-29 ini adalah untuk membangun inovasi dan kreativitas harus bisa dioptimalkan dengan maksimal, ekonomi harus tetap bangkit walaupun situasi pandemi saat ini.
“Banyak harapannya, dalam pandemi inovasi dan kreatifitas harus terus bisa tergali dan dioptimalkan. Ekonomi harus bangkit, tidak boleh ekonomi tiarap, maka harus bangkit, dan terus menjaga protokol kesehatan maka semua lomba pake online,” imbuhnya.
(Fat/Fan).



