Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Selingkuh Jadi Tanda Adanya Gangguan Mental?

Gangguan mental atau gangguan jiwa sendiri merupakan kondisi kesehatan yang dapat mempengaruhi pikiran, perasaan, perilaku, suasana hati dan atau gabungan diantaranya. Sehingga seseorang mengalami hendaya atau ketidakmampuan dalam menjalani fungsi sosial, pekerjaan sehari-hari. Gangguan mental ini dimulai dari ringan hingga berat.

Headline  

Editor: Redaksi

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Rumah Sakit Sari Asih Cipondoh, Kota Tangerang, dr. Andrian Pratomo, SpKJ. (RS. Sari Asih Group/infotangerang.co.id)
Advertisement

Meski demikian, terapi jangka panjang dan mengeksploitasi hubungan antar terapis dan pasien secara berkelanjutan menjadi pengobatan yang cukup baik. Terapi berfokus pada transferensi misalnya psikoanalitik, terapi alternatif serta terapi perilaku kognitif.

Lebih lanjut dr. Andrian menyebutkan, jika perselingkuhan terjadi karena seseorang mengalami gangguan mental atau gangguan kepribadian dapat dilakukan terapi, baik terhadap pelaku, korban atau mengenai nasib hubungan pasca perselingkuhan. Tentunya terapi yang dilakukan adalah terapi komprehensif dan mendalam yang melibatkan pasangan tersebut.

Baca juga:  Laporan Pidana di SP3 Polres Tangerang Selatan, ADW Gugat ke PN Tangerang: Terkait Eksekusi Rumah

“Hal ini dilakukan untuk mengetahui akar masalah atau motivasi seseorang melakukan perselingkuhan untuk kemudian ditemukan jalan keluarnya,” ujar dr Adrian.

“Gangguan mental, salah satunya gangguan kepribadian dapat diturunkan secara genetik, namun tidak 100 persen sudah pasti keturunannya mengalami gangguan mental yang sama atau gangguan kepribadian, banyak faktor lain yang mempengaruhi sehingga seseorang mengalami gangguan mental atau gangguan kepribadian, sehingga konsultasi perlu dilakukan untuk mengetahui penyebabnya secara benar,” tandasnya.

Baca juga:  Kapolres Metro Tangerang Kota Pimpin Sertijab 5 Pejabat 

Follow Video INFO TANGERANG dan Berita infotangerang.co.id di Google News

(Mad/Rdk)

Video Pilihan Redaksi:

 

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement