INFOTANGERANG.CO.ID – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, menunjukkan peningkatan signifikan pada Rabu sore (14/1/2026). Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut dilaporkan kembali meluncurkan Awan Panas Guguran (APG) yang disertai fenomena banjir lahar hujan.
Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, aktivitas ini terekam dalam periode pengamatan pukul 12.00 hingga 18.00 WIB. Petugas pengamat, Yadi Yuliandi, mengonfirmasi terjadinya satu kali gempa APG dengan amplitudo mencapai 20 mm dan durasi yang cukup lama, yakni 2.316 detik.
“Awan panas tersebut berhenti pada pukul 16.55 WIB. Jarak luncurannya dipastikan masih dalam batas aman dan jauh dari area permukiman warga,” jelas Yadi dalam laporan resminya.
Selain awan panas, instrumen seismograf juga mencatat rentetan aktivitas lainnya:
-
31 kali gempa letusan dengan durasi 54–177 detik.
-
Satu kali gempa getaran banjir dengan amplitudo 25 mm selama 3.705 detik.
-
Dua kali gempa guguran, satu kali gempa hembusan, dan satu kali gempa harmonik.
Kondisi Visual dan Rekomendasi Keamanan
Secara visual, puncak gunung sering kali tertutup kabut, dengan kondisi cuaca di sekitar lokasi cenderung mendung dan angin berembus lemah ke arah tenggara. Mengingat status Gunung Semeru yang masih berada pada Level 3 (Siaga), pihak PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi keselamatan warga:



