INFOTANGERANG.CO.ID – Koordinator Solidaritas Rakyat Tangerang Raya (SRTR), yang juga ketua umum Advokasi Sosial Nusantara Khaerudin Sakban, melayangkan kritik keras dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis (15/1/2026).

Ia menyesalkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membayar grup band Repvblik dalam sebuah kegiatan resmi pemerintah daerah.

“Seribu perak pun uang yang digunakan untuk membayar Repvblik Band, kami tidak sepakat. Itu pengeluaran APBD yang melawan hukum,” tegas Khaerudin dengan nada tinggi.

Menurutnya, kehadiran band papan atas itu sudah direncanakan dalam rundown acara, namun tidak berdampak langsung bagi pembangunan daerah.

Kritik juga diarahkan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Inspektorat. Bappeda dinilai tidak cermat dalam melakukan perencanaan dan evaluasi, sementara Inspektorat dianggap gagal melakukan tindakan preventif.

Khaerudin menilai kegiatan ini sebagai pemborosan di tengah kondisi infrastruktur rusak dan tingginya angka kemiskinan di Tangerang.

RDP yang dipandu Wakil Ketua DPRD Kholid Ismail ini menindaklanjuti aksi demonstrasi sebelumnya. Khaerudin mengaku kecewa karena dalam RDP tidak dihadiri oleh Sekda dan kepala OPD terkait, serta jawaban dari perwakilan pemda dinilai masih spekulatif dan tidak transparan.

(Febri/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *