Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Suka Duka Pak Tata, 20 Tahun Jadi Tukang Servis Meski Memiliki Keterbatasan Fisik

Berita  

Pak Tata tukang servis panggilan meski memiliki keterbatasan fisik. (Foto: Fandi Achmad/infotangerang.co.id)
Advertisement

SUBANG – Keterbatasan fisik tidak menyurutkan langkah Pak Tata untuk terus bekerja. Pria 45 tahun warga Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat ini sudah 20 tahun menjadi tukang servis elektronik.

Tata mengatakan, berbagai macam elektronik rusak bisa dia perbaiki. Banyak tetangga Tata yang suka dengan hasil kerjanya.

Insya Allah elektronik kaya televisi, ampli atau power sound system bisa saya benerin, kulkas, mesin cuci, dan macem-macem elektronik apa aja Insya Allah saya bisa hidupin lagi. Cuma satu yang gak bisa, komputer. Karena kalau komputer ada softwarenya itu saya gak ngerti,” tutur Tata kepada infotangerang.co.id saat dirinya memperbaiki salah satu elektronik di Villa Cempaka Ciater, Subang, Kamis (24/2/2022).

Baca juga:  Menuju Indonesia Emas, Pemkab Tangerang Tetapkan Lima Isu Strategis dan Program Prioritas RPJMD 2025–2029

“Tetangga pada puas sama hasil kerja saya. Awet katanya mah gak rusak-rusak lagi. Jadi tetangga suka bawa temennya kalau benerin apa-apa gitu jadi ke saya,” lanjut Tata.

Baca juga:  Polres Metro Tangerang Kota Gelar Police Go to School, Cegah Tawuran Pelajar

Banyak suka duka menjadi tukang servis, kata Tata, keterbatasan fisik menjadi kendala dirinya saat ingin membeli perangkat elektronik yang rusak.

Kendati demikian, Tata yang belum menikah ini tergabung dalam salah satu komunitas elektronik di Ciater.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement