Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Suka Duka Pak Tata, 20 Tahun Jadi Tukang Servis Meski Memiliki Keterbatasan Fisik

Berita  

Pak Tata tukang servis panggilan meski memiliki keterbatasan fisik. (Foto: Fandi Achmad/infotangerang.co.id)
Advertisement

“Kadang suka sedih, saya mesti dibopong kalau ada panggilan servis dan kalau butuh beli spare part ada alat yang harus diganti terus nyuruh orang beli suka ada aja yang gak mau,” ungkapnya.

“Tapi Alhamdulillah masih ada komunitas yang percaya sama saya, jadi ngebel mereka Insya Allah di grup ada yang bantu beliin spare partnya,” sambung Tata.

Baca juga:  Jaring Aspirasi Warga Hingga Usulan CCTV: Potret Musrenbang Desa Rawaboni Menuju RKPDes 2026-2027

Tata mengungkapkan, ongkos jasa servis juga tidak mahal. Menurutnya, bekerja lebih baik dari pada jadi pengemis.

Ya ongkos kerja mah gak matok, kadang sepengertian aja, dan dari pada mengemis dan mengharap pemberian orang lain lebih baik saya kerja begini,” ujar dia.

Baca juga:  Uang Kertas Rusak Milik BI Ditemukan di TPS Ilegal, Polisi Selidiki Asal-Usul

Kesedihan pun bertambah saat Tata ditanya tentang status dirinya mengapa belum berkeluarga di usianya yang sudah memasuki 45 tahun.

“Mau punya istri sama anak tapi saya gak laku. Karena mungkin lihat keadaan saya begini,” ucap Tata sembari mengusap air matanya.

(Fan/Fan)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement