c. Vaksin Rabies :
(Melindungi dari infeksi rabies yang bisa berakibat fatal setelah terpapar gigitan hewan yang terinfeksi)
d. Vaksin Meningokokus :
(Melindungi dari infeksi bakteri meningokokus yang bisa menyebabkan meningitis (radang selaput otak) yang berpotensi fatal)
e. Vaksin COVID-19 :
(COVID-19 masih menjadi ancaman kesehatan global. Vaksinasi membantu mencegah penyakit parah, rawat inap, atau kematian akibat virus ini)
4. Vaksin untuk Bepergian
Jika Anda bepergian ke luar negeri, terutama ke daerah yang memiliki risiko tinggi penyakit tertentu, Anda mungkin membutuhkan vaksin tambahan:
• Demam Kuning (Yellow Fever): Dibutuhkan untuk perjalanan ke negara endemik, seperti Afrika dan Amerika Selatan.
• Tifoid (Demam Tifoid): Dibutuhkan untuk perjalanan ke daerah dengan sanitasi buruk.
• Kolera: Diberikan sebelum bepergian ke wilayah dengan wabah kolera.
5. Vaksinasi Saat Keadaan Darurat
Beberapa vaksin harus diberikan segera dalam kondisi tertentu:
• Tetanus Booster: Setelah luka tusukan atau luka kotor jika Anda tidak menerima booster dalam 5 tahun terakhir.
• Vaksin Rabies: Setelah tergigit oleh hewan yang diduga rabies.
6. Vaksin untuk Ibu Hamil
• Tdap: Diberikan pada trimester ke-3 (antara minggu 27-36 kehamilan).
• Influenza: Dapat diberikan kapan saja selama kehamilan.
• COVID-19: Sesuai rekomendasi.
7. Vaksinasi untuk Lansia
– Influenza (setiap tahun)
– Pneumokokus (sekali di atas usia 65 tahun) : Melindungi dari infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae yang bisa menyebabkan pneumonia, meningitis, dan sepsis
– Herpes Zoster (sekali di atas usia 50 tahun).
Follow Berita infotangerang.co.id di Google News
(Mad/Rdk)



