HIKMAH – Makam Sunan Gunung Jati merupakan salah satu tempat wisata religi di Cirebon. Peziarah yang datang bukan hanya dari kalangan umat Islam saja, namun tidak sedikit dari peziarah yang beragama Buddha, dan Konghucu datang berziarah ke makam tersebut.

Salah satu alasan terdapat peziarah yang beragama Buddha dan Konghucu adalah karena di kawasan Makam Sunan Gunung Jati terdapat makam istrinya yang bernama Putri Ong Tien Nio yang berasal dari keturunan Cina, tepatnya keturunan Kaisar Dinasti Ming.

Makam Sunan Gunung Jati terletak di Jalan Alun-Alun Ciledug, Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Dilansir infotangerang.co.id dari website Nativeindonesia, nama Sunan Gunung Jati berasal dari keturunan Syarif Abdullah Umdatuddin dan Nyai Rara Santang. Nyai Rara Santang adalah putri dari Prabu Siliwangi.

Sunan Gunung Jati diperkirakan lahir antara tahun 1448-1450 Masehi, nama asli Sunan Gunung Jati adalah Syarif Hidayatullah atau disebut juga Sayyid Al-Kamil.

Pada tahun 1470, Sunan Gunung Jati menginjakkan kaki di Cirebon. Kemudian pada tahun 1479, beliau diangkat sebagai Raja Cirebon ke-2 atau Kesultanan Cirebon. Sunan Gunung Jati wafat pada tahun 1568 Masehi.

Terdapat daya tarik Makam Sunan Gunung Jati salah satunya adalah 9 pintu utama, untuk menuju lokasi utama Makam Sunan Gunung Jati terdapat akses berupa tangga dan melalui beberapa pintu utama yang berjumlah 9 pintu.

Adapun nama 9 pintu utama yang ada di kawasan Makam Sunan Gunung Jati yaitu pintu pasujudan, pintu gapura, pintu krapyak, pintu ratnakomala, pintu jinem, pintu rararog, pintu kaca, pintu bacem dan pintu teratai.

Hanya saja, tidak sembarang orang yang dapat masuk dan diizinkan ke lokasi utama Makam Sunan Gunung Jati. Salah satu yang diperbolehkan adalah keturunan Sunan Gunung Jati.

Selain itu, bagi para peziarah yang datang biasanya dianjurkan untuk mandi di lokasi 7 sumur yang berada di depan kawasan Makam Sunan Gunung Jati.

Makam Sunan Gunung Jati buka setiap hari dan untuk tiket masuknya gratis, namun para peziarah disarankan untuk memberi infaq seikhlasnya untuk juru kunci yang ada di kawasan makam tersebut.

Follow Video INFO TANGERANG dan Berita infotangerang.co.id di Google News.

(Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *