INFOTANGERANG.CO.ID – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mendorong percepatan pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Banten. Proyek ini bertujuan mengatasi kepadatan lalu lintas di Simpang Tiga Bitung yang menjadi salah satu titik kemacetan di jalur Pantura.

Plt. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Indra Gunawan, menyatakan bahwa tingkat kejenuhan lalu lintas di Simpang Tiga Bitung saat ini sudah mencapai 0,9. Dengan adanya underpass, tingkat kejenuhan ditargetkan turun menjadi 0,5 sehingga arus lalu lintas lebih lancar.

Underpass Bitung memiliki panjang struktur 350 meter dengan total penanganan mencapai 1,7 kilometer. Pekerjaan dilaksanakan dengan nilai kontrak Rp87 miliar dan saat ini progres fisik pembangunan telah mencapai 56,68 persen, ditargetkan selesai pada Februari 2027.

Dari sisi pembebasan lahan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyelesaikan 100 persen, sementara pembangunan fisik didukung melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menyampaikan dukungan penuh dan meminta agar pekerjaan terus dikawal sesuai target dan mutu. “Kami harap pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin sehingga dampak kemacetan yang selama ini dirasakan masyarakat dapat segera dikurangi,” tegasnya.

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, juga menyatakan kesiapan Pemprov Banten mendukung pembangunan ini. Ia meminta agar pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, termasuk potensi banjir.

Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono, mengingatkan bahwa keberadaan underpass perlu diikuti dengan pengelolaan kawasan yang baik, terutama antisipasi aktivitas komersial dan fasilitas parkir yang memadai agar kemacetan baru tidak muncul.

 

(AD/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *