“Iya benar (pencopetan dialami pegawai Parekraf Jakbar). Beritanya juga sudah diviralkan,” kata Sanyoto di Jakarta, Sabtu. “Dia sedang ditugaskan meliput juga. Semalam kejadiannya di Graha Budaya Bakti TIM Jakarta Pusat,” tambahnya.
Meski aksi kedua pencopet itu terekam sangat jelas, mereka berhasil memanfaatkan kerumunan dan fokus massa yang teralih pada kedatangan Gubernur untuk melarikan diri. Sanyoto juga mengonfirmasi bahwa korban akan segera membuat laporan resmi kepada pihak Kepolisian.
Kepolisian Belum Terima Laporan
Di sisi lain, pihak Kepolisian Sektor Menteng mengaku belum menerima laporan resmi dari korban terkait insiden pencopetan ini.
“Belum ada laporan. Nanti kami konfirmasi ke penyidik,” ujar Kompol Reza Rahandi, Kapolsek Menteng, saat dikonfirmasi di Jakarta pada Sabtu.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi publik dan penyelenggara acara besar, bahkan di lingkungan acara resmi pemerintahan, bahwa kejahatan seperti pencopetan tetap mengintai, bahkan ketika pengamanan sedang ketat. Modus baru dengan berpura-pura menjadi peliput atau bagian dari kerumunan resmi menunjukkan semakin beragamnya taktik yang digunakan pelaku kejahatan di ibu kota.
(AD/Rdk)



