KABUPATEN TANGERANG – Turap situ Kelapa Dua di Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, ambruk. Padahal turap tersebut baru dibangun sekitar 7 hari lamanya.

Diketahui, dari situs lpse.pu.go.id, proyek turap situ kelapa dua tercover dalam revitalisasi situ dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) senilai Rp 13,9 miliar.

Ketua RT 04/04 Mamad mengatakan proyek pembangunan turap baru beberapa hari dibangun tak lebih dari seminggu. Ia mengungkapkan, lumpur dari dasar situ digunakan untuk mengurug turap tersebut.

“Tadi sore dengar bunyi keras. Tahunya memang itu turap yang ambruk. Saya videokan sengaja biar tahu semuanya kalau turap yang dibangun baru sekira 7 hari jebol, ambruk,” tuturnya di lokasi, Rabu (25/8/2021).

Mamad berharap, pembangunan turap situ kelapa dua dapat berjalan sesuai rencana. Selain menggunakan uang rakyat, pihaknya juga berharap pengawasan terhadap pelaksanaan situ bisa maksimal.

“Inikan duit rakyat ya harus kita awasi bersama-sama. Jangan kerja asal-asalan,” ucap Mamad.

Sementara itu, Hidayat warga sekitar situ mengungkapkan lumpur dari situ kelapa dua berasal dari sendimentasi aliran drainase perumahan kawasan Gading Serpong. Ia menilai, lumpur tersebut tak kokoh bila dipergunakan sebagai bahan mengurug turap.

“Harusnya bukan batu kali tetapi pakai paku bumi kalau kita lihat struktur tanah situ,” paparnya kepada awak media. (Rud/Red)

Source: SMSI Kabupaten Tangerang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *