Sementara itu, nama Maksum yang diduga oknum ASN yang disebut-sebut di video itu mengatakan agar terlebih dahulu mengecek kebenaran atas video yang beredar. Menurutnya, hal tersebut sudah biasa terjadi.

“Lihat dulu bapak, masalah benar atau tidaknya. Bapak cek kebenarannya. Itumah dewan aja dewan, Aan Musoban. Itu mah yang ngomong biasa, yang ngomong kayak gitu mah udah gak aneh lah,” ujar Maksum kepada wartawan saat dihubungi melalui telepon, Jumat (08/10/2021).

Di tempat terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tangerang Andi Irawan menjelaskan bahwa jika ada kecurangan di pemilihan kepala desa, dan ada ASN yang tidak netral maka masyarakat diminta untuk segera melapor.

“Laporkan, kami bisa mengkalkulasi bersama-sama, bisa ikut mendampingi. Karena tugas kami mendampingi, kami juga Tim Sar yang punya tugas pengawasan,” tuturnya. (Tim/Red)

Video Terkait:

Video dugaan oknum ASN bagi-bagi uang sebelum pencoblosan Pilkades Serentak 2021 Kabupaten Tangerang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *