Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Waspada Musim Batuk Pilek! Kenali Gejala Pusing, Demam, dan Sakit Tenggorokan Hingga ke Telinga

Saat ini, banyak masyarakat mengeluhkan gejala yang tidak hanya sekadar pilek biasa, tetapi juga disertai demam tinggi, pusing, sakit tenggorokan yang hebat, bahkan ada kasus seperti yang dialami Bapak Rama, di mana sakit tenggorokan menjalar hingga ke telinga.

Kesehatan  

Editor: Ardiansyah

Foto: ilustrasi. (Dok. RS Sari Asih Group)
Advertisement

KESEHATAN Musim pancaroba atau peralihan cuaca sering kali membawa peningkatan kasus penyakit pernapasan, terutama batuk dan pilek. Perubahan suhu yang ekstrem dan tingkat kelembapan yang tidak menentu menciptakan lingkungan ideal bagi virus dan bakteri untuk berkembang biak.

Saat ini, banyak masyarakat mengeluhkan gejala yang tidak hanya sekadar pilek biasa, tetapi juga disertai demam tinggi, pusing, sakit tenggorokan yang hebat, bahkan ada kasus seperti yang dialami Bapak Rama, di mana sakit tenggorokan menjalar hingga ke telinga.

“Kunci utama saat musim pancaroba adalah menjaga daya tahan tubuh, karena perubahan cuaca yang ekstrem membuat tubuh lebih rentan. Virus dan bakteri penyebab ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) menjadi lebih mudah menyerang,” ujar dr. Ubaidillah dari RS Sari Asih Ciledug.

Jangan sepelekan keluhan ini. Memahami gejala, langkah pencegahan, serta penanganan yang tepat adalah kunci untuk menjaga kesehatan Anda dan keluarga.

Baca juga:  Waspada Anemia pada Remaja: Kenali Gejala, Dampak, dan Cara Tepat Mencegahnya!

Memahami Gejala Batuk Pilek Musiman yang Perlu Diwaspadai

Batuk pilek musiman umumnya disebabkan oleh infeksi virus, seperti Rhinovirus atau Influenza. Berikut adalah gejala umum yang banyak dialami, serta penjelasan mengapa sakit tenggorokan bisa terasa hingga ke telinga:

1. Gejala Umum:

  • Demam (suhu tubuh meningkat)
  • Pusing atau sakit kepala
  • Batuk (bisa kering atau berdahak)
  • Pilek (hidung tersumbat atau berair)
  • Tenggorokan Sakit (nyeri saat menelan atau gatal)
  • Badan pegal-pegal dan lemas

2. Gejala Khusus: Sakit Tenggorokan Menjalar ke Telinga

Keluhan sakit tenggorokan yang terasa hingga ke telinga (seperti yang dialami Bapak Rama) sangat umum terjadi saat sedang batuk, pilek, atau radang tenggorokan. Ini bukan berarti telinga Anda ikut terinfeksi, melainkan karena adanya koneksi anatomi:

  • Saluran Eustachius yang menghubungkan hidung dan tenggorokan dengan telinga tengah dapat tersumbat atau meradang akibat pembengkakan dan produksi lendir yang berlebih.
  • Saraf-saraf di area tenggorokan, seperti saraf glossopharyngeal, juga dapat mengirimkan sinyal nyeri ke bagian telinga, menciptakan sensasi nyeri yang menjalar.
Baca juga:  Mengapa Sindrom Koroner Akut (SKA) Begitu Penting? Memahami Gejala dan Faktor Risikonya

dr. Ubaidillah menjelaskan, “Rasa nyeri yang menjalar dari tenggorokan ke telinga ini dalam istilah medis disebut sebagai referred pain atau nyeri kiriman.

Hal ini terjadi karena jalur saraf di kedua area tersebut saling berdekatan. Jika peradangan di tenggorokan sudah sangat hebat, biasanya diikuti dengan pembengkakan dan penumpukan cairan yang menekan saluran Eustachius, yang kemudian bisa menyebabkan gejala tambahan seperti telinga berdengung atau rasa penuh di telinga.”

Kondisi ini sering menjadi tanda adanya infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) atau radang amandel.

Langkah Pencegahan Efektif di Musim Sakit

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Fokus utama adalah memperkuat sistem kekebalan tubuh dan memutus rantai penularan virus.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement