Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Gandeng Dewan Pers, RSPP, dan Pertamina Berikan Tes Swab PCR Gratis ke 105 Insan Media

News  

Pertamina memberikan pelayanan tes usap polymerase chain reaction (PCR) gratis kepada 105 insan media. (Istimewa)
Advertisement

NASIONAL – Dengan menggandeng Dewan Pers, Pertamina memberikan pelayanan tes usap polymerase chain reaction (PCR) gratis kepada 105 insan media. Pelaksanaan tes dilakukan oleh tim medis dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) yang dipusatkan di Hall Gedung Dewan Pers di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2020).

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, pemberian tes Swab PCR gratis ini merupakan komitmen Pertamina untuk menjaga dan melindungi para insan media yang selama ini harus terus bekerja di lapangan untuk menyampaikan informasi yang dibutuhkan publik.

Baca juga:  Cegah Covid-19 Saat Arus Balik, Polres Tangsel Lakukan Penyekatan dan Tes Swab

“Insan media merupakan garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat baik terkait perkembangan bisnis Pertamina maupun berita terkini tentang Covid-19 itu sendiri, sehingga harus mendapat perlindungan yang maksimal,” terang Fajriyah.

Fajriyah mengatakan Pertamina telah menggelontorkan bantuan untuk penanganan Covid-19 baik untuk tenaga medis, para jurnalis, pelanggan Pertamina serta masyarakat umum.

“Berbagai program CSR dan bina lingkungan Pertamina dalam membantu penanganan Covid-19 tersampaikan dengan baik kepada publik berkat bantuan dan kerja sama para insan media, baik cetak, online maupun elektronik,” tutur Fajriyah.

Baca juga:  Independensi Pers Tercederai, Dewan Pers: Marak Jurnalis Jadi Ormas-LSM

Senada dengan Fajriyah, Direktur RSPP Dr Syamsul Bahri mengatakan RSPP dan PT Pertamina (Persero) selama ini sangat concern dalam penanganan Covid-19. Pada masa pandemi Covid-19 saat ini hal yang tidak kalah penting adalah upaya pencegahan (preventif) dengan melakukan screening atas orang-orang yang mempunyai risiko tertular Covid-19 seperti pekerja media.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement