Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iklan


Kepala BSKDN Kemendagri Pacu Pemkab Pali Tingkatkan Aktor Inovasi

Berdasarkan laporan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2023, Kabupaten Pali mengalami peningkatan pada aspek kuantitas inovasi. Namun demikian, variabel hasil kreatifnya masih rendah. Yusharto mengungkapkan hal itu disebabkan rendahnya capaian parameter pada indikator kualitas inovasi yang mayoritas ada pada paremeter satu.

DKI Jakarta  

Editor: Maya

Kepala BSKDN Kementerian Dalam Negeri Yusharto Huntoyungo. (Dok. Puspen Kemendagri)
Advertisement

Jakarta, InfoTangerang.co.idKepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo memacu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) Provinsi Sumatera Selatan untuk terus meningkatkan keterlibatan berbagai aktor inovasi guna membangun ekosistem inovasi yang lebih baik.

Menurutnya, aktor inovasi harus datang dari berbagai pihak untuk meningkatkan keberagaman inovasi termasuk melibatkan masyarakat.

“Inisiator inovasi di Kabupaten Pali saat ini masih didominasi oleh ASN (Aparatur Sipil Negara), ke depannya kami harap aktor inovasi dapat datang dari berbagai pihak termasuk masyarakat,” kata Yusharto saat menerima kunjungan Pemkab Pali di Ruang Video Conference Kantor BSKDN, Jakarta, Kamis (25/1/2024).

Baca juga:  SMSI Gelar Rapat Bersama Dewan Pembina dan Dewan Pakar untuk Rumuskan Sikap Kebangsaan

Berdasarkan laporan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2023, Kabupaten Pali mengalami peningkatan pada aspek kuantitas inovasi. Namun demikian, variabel hasil kreatifnya masih rendah.

Yusharto mengungkapkan hal itu disebabkan rendahnya capaian parameter pada indikator kualitas inovasi yang mayoritas ada pada paremeter satu.

Baca juga:  Mendagri Tito Instruksikan Pemda Gelar Gerakan Indonesia ASRI Setiap Selasa dan Jumat

Untuk itu, dia meminta agar Pemkab Pali memperhatikan setiap aspek dalam proses pelaporan inovasi melalui aplikasi IID.

“Kami harap ke depannya partisipasi dalam proses pengukuran semakin baik dengan memperhatikan berbagai aspek dalam pelaporan inovasi. Jangan melapor inovasi pada waktu-waktu terakhir, kalau sudah yakin [kematangan inovasinya baik] percepat pelaporannya,” jelasnya.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement